Breaking News:

Hantaru 2021 di Tengah Pandemi, Junaedi : Tidak Ada Kata Mundur, Kami Jalan Terus

Meski anggaran sosialisasi dipangkas, Junaedi memastikan pihaknya terus melakukan penyuluhan ke masyarakat mengubah maindset

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Agus Pujianto
Kepala Kantor ATR BPN Kabupaten Sintang, Junaedi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2021 masih diperingati di tengah pandemi Covid-19, termasuk di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Dampak pandemi corona juga dirasakan oleh Kantor BPN Kabupaten Sintang, dalam menyukseskan sejumlah program strategis nasional demi mewujudkan tanah dan pertanahan untuk kemakmuran masyarakat.

Meski di tengah pandemi Covid-19, banyak pencapaian BPN Kabupaten Sintang. Tidak hanya dalam hal menyukseskan program strategis nasional seperti PTSL dan redistribusi tanah, tapi juga membantu meningkatkan perekonomian 350 kk di Kecamatan Kelam Permai, melalui program pemberdayan tanah masyarakat.

"Peringatan Hantaru dengan kondisi pandemi virus corona ini kami di daerah ternyata meskipun itu sangat berpengaruh, tetapi kami tetap bersemangat dalam melakukan seluruh target kegiatan oleh pemerintah pusat yang dilaksanakna oleh daerah. Jadi tidak ada kata mundur kami jalan terus, tanpa biaya pun kami bisa melaksanakan pekerjaan di daerah bahkan kemudian pemotongan anggaran, kami ikhlas," ungkap Kepala Kantor BPN Kabupaten Sintang, Junaedi, Jumat 24 September 2021.

Lantik Kadis Dupcapil dan Inspektur Kabupaten Sintang, Plh Bupati Ingatkan Jaga Hubungan Baik

Meski anggaran sosialisasi dipangkas, Junaedi memastikan pihaknya terus melakukan penyuluhan ke masyarakat mengubah maindset pentingnya memiliki sertifikat.

"Penyuluhan terus jalan. Karena penyuluhan itu penting dalam rangka mengubah maindset memberikan, pemahaman terhadap masyarakat tetang pentingnya sertifikat. Sebab sertifkat sangat bergunaa baik untuk kepastian hukum maupun kepastian hak atas tanah, hingga meningkatkan ekonomi," jelas Junaedi. "Saya sangat senang di Kabupaten Sintang. Sejak 2017, bertugas 5 tahun saya sudah hampir menerbitkan 200 ribu sertifikat, baik program PTSL mauoun PTSL." pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved