Breaking News:

Polsek Kota Baru Ungkap Kasus Pencurian, Berikut Tersangka dan Barang Bukti yang Diamankan

KD akan disangkakan pasal 363 ayat (1) ke (3) KUHP Jo pasal 65 ayat (1) KUHP Jo pasal 486 ayat (1) KUHP

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Kota Baru
Barang Bukti dan tersangka yang diamankan Polsek Kota Baru, Polres Melawi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,  MELAWI -  Seorang tersangka kasu pencurian, KD  beralamat di Dusun Warga Sepakat Desa Batu Begigi Kecamatan Tanah Pinoh ditangkap petugas Polsek Kota Baru di rumahnya tanpa perlawanan, Minggu 19 September 2021 pukul 22.30 Wib.

Kapolsek Kota Baru IPDA Aditya Jaya Laksana Maulana, S. Tr. K menyampaikan KD ditangkap karena melakukan pencurian dengan Pemberatan (Pasal 363 KUHP) yang terjadi di rumah milik Akhamad Saibaini yang berada di Desa Batu Begigi Kecamatan Tanah Pinoh Kabupaten Melawi.

"KD ditangkap karena melakukan Pencurian dengan Pemberatan (Pasal 363 KUHP) yang terjadi di rumah milik Akhmad Saibaini" ucap Kapolsek.

Kejadian pencurian pada hari Sabtu  18 September 2021 di rumah Akhmad Saibaini, kemudian  dilaporkan ke Polsek Kota Karu.

Dari hasil penyelidikan petugas diketahui pelaku adalah KD.

Personel Polres Ketapang Tangkap 4 Orang Kasus Pencurian di Alfamart, Ini Barang Curian Yang Disita

"Petugas dibantu warga dapat mengamankan KD dirumahnya dalam keadaan setelah menghisap Lem FOX, setelah dilakukan introgasi dan pemeriksaan KD mengakui jika memang benar ia sudah mengambil sejumlah uang milik Akhamad Saibaini sebesar Rp.1.070.000," ungkapnya.

"Tidak hanya itu KD juga mengakui telah mencuri 1 unit sepeda motor jenis Honda Revo warna Hitam milik Yanto  yang sebelumnya disimpan di sebuah kebun yang berada di Desa Suka Maju Kecamatan Tanah Pinoh," tambah Kapolsek.

"KD akan disangkakan pasal 363 ayat (1) ke (3) KUHP Jo pasal 65 ayat (1) KUHP Jo pasal 486 ayat (1) KUHP"

"KD sudah pernah menjalani 2 hukuman pada tahun 2018 dalam kasus penganiayaan ( pasal 351 KUHP ) dan divonis selama 8 bulan. Yang kedua pada tahun 2019 dalam kasus pencurian ( pasal 362 KUHP ) terhadap 1 unit sepeda motor Mio warna Hitam dan pada saat itu divonis selama 1 tahun 4 bulan namun KD mendapatkan Asimilasi Covid-19 dan KD hanya menjalani hukuman selama 8 bulan" terang Kapolsek.

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved