Breaking News:

Polsek Ledo Bantu Mediasi Warga Selesaikan Masalah Laka Lantas Sepeda Motor, Murni Musibah

untuk perbaikan kendaraan ditanggung masing masing serta tidak akan saling menuntut secara hukum dilain waktu

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Ledo
SPKT Polsek Ledo Polres Bengkayang Polda Kalbar, Aipda Wahyudi foto bersama dengan kedua belah pihak yang terlibat laka lantas, Senin 20 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - KA SPKT Polsek Ledo Polres Bengkayang Polda Kalbar, Aipda Wahyudi telah melakukan mediasi kepada dua belah pihak yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas, Senin 20 September 2021.

Aipda Wahyudi Menjelaskan bahwa Kejadian laka lantas tersebut terjadi hari Rabu 25 Agustus 2021 antara dua pengendara Sepeda Motor (Sepmot) di Jalan Raya Ledo Kecamatan Ledo.

Aipda Wahyudi Mengatakan Dari kejadian laka lantas tersebut dua belah pihak mengalami luka ringan serta kendaraan/sepeda motor dua pihak hanya mengalami rusak ringan.

Menurut keduanya kejadian tersebut merupakan murni musibah serta akibat kurang hati hati dalam berkendara sehingga terjadilah kecelakaan.

Cegah Laka Lantas, Personel Satlantas Polres Melawi Timbun Lubang di Jalan Raya

Dari hasil mediasi tersebut kedua belah pihak yang didampingi oleh masing masing keluarga telah tercapai kesepakatan bahwa atas kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, untuk perbaikan kendaraan ditanggung masing masing serta tidak akan saling menuntut secara hukum dilain waktu.

Aipda Wahyudi dalam kesempatan tersebut menyampaikan peristiwa laka lantas merupakan hal yang tidak disangka, suatu musibah yang bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja, disebabkan berbagai faktor yang diantaranya kelalaian manusia itu sendiri maupun faktor lainnya.

pada saat Mediasi Aipda Wahyudi memberikan saran dan masukan kepada dua pihak bahwa Penyelesaian terbaik diserahkan sepenuhnya kepada kedua belah pihak sehingga kedua belah pihak merasa puas dan tidak merasa di pengaruhi oleh pihak lain.

Kemudian dari hasil mediasi tersebut kedua belah pihak dengan penuh kesadaran telah sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak akan saling menuntut secara hukum, selanjutnya kedua belah pihak membuat surat pernyataan damai, surat pernyataan dibuat untuk menguatkan atas kesepakatan damai oleh kedua pihak serta dibubuhi materai.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved