Breaking News:

Pemkot Pontianak Terus Tekan Penyebaran Kasus Covid-19

Upaya penekanan penyebaran covid-19 yang dilakukan mulai rutinnya tracing. Walaupun memang diakui Edi untuk melakukan tracing tidak segampang yang diu

TRIBUNPONTIANAK/Rokib
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa saat ini Kota Pontianak masih berada pada PPKM Level 3. Namun diakuinya untuk zona risiko penularan Covid-19 Kota Pontianak sudah berada di zona kuning atau risiko penularan rendah.

Edi mengatakan, bahwa yang memberi keputusan level pada Penerapan PPKM level 3 ini adalah Pemerintah Pusat Menko Perekonomian.

"Kenapa Kota Pontianak level tiga, ternyata masih ada masalah laporan yang terkadang mis dengan Pemerintah Pusat, mereka mendapatkan data saja. Oleh karena itu kita terus menekan angka penyeberan covid-19," ujarnya, Senin 20 September 2021.

Upaya penekanan penyebaran covid-19 yang dilakukan mulai rutinnya tracing. Walaupun memang diakui Edi untuk melakukan tracing tidak segampang yang diucapkan.

Gaji Camat Terbaru September 2021 Sesuai Golongan dan Masa Kerja MKG serta Tunjangan Melekat

"Karena ketika ada masyarakat yang ditemukan Positif Covid-19, maka kita harus mentracing 16 orang. Sedangkan terkadang tidak bisa didapatkan 16 orang itu, karena kasus covid-19 di Pontianak pun juga menurun," ujarnya.

Edi mengatakan, kasus covid-19 di Kota Pontianak saat ini terus terjadi penurunan. Untuk BOR saat ini berada dibawah 16 persen, kemudian untuk positivity rate saat ini diangka 2,5 persen. Sedangkan untuk capaian vaksinasi covid-19 di Kota Pontianak sudah mencapai 50,2 persen.

"Artinya sudah sesuai dengan rencana kita," katanya.

Untuk di rusunawa saat ini sudah nol, kemudian untuk tempat itu memang dikatakannya khusus untuk warga yang terkonfirmasi dengan CT yang rendah dibawah 25.

Untuk itu, Edi berharap agar PPKM di Kota Pontianak turun Level.

"Kita harapkan bisa turun level, karena kasus covid-19 semakin menurun," ujarnya.

Edi tak memungkiri, di lapangan masyarakat ada yang merasa aman terhadap covid-19 apalagi sudah divaksin. Untuk itu, dirinya menekankan agar penerapan protokol kesehatan secara ketat dipatuhi.

"Kita berharap masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan tetap dipatuhi. Tidak boleh eforia, karena dikhawatirkan akan terjadi lonjakan. Jika terjadi lonjakan, maka akan menyulitkan kita kembali," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved