Sepeda Motor Tabrakan Dengan Dump Truck di Sungai Pinyuh, Remaja 16 Tahun Meninggal Dunia
"Untuk pengendara sepeda motor yakni atas nama Nadia Kristiani (17), warga Apdeling 4 Mess PT Djarum Kepayang Kecamatan Anjongan, dan yang diboncengny
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor Mio dengan Dump Truck KB 9044 ML, di Jalan Raya Sungai Pinyuh KM 50.000 Mempawah-Pontianak, Sabtu 18 September 2021 sekitar pukul 23.45 WIB.
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Riko Syafutra membenarkan kejadian tersebut.
Dikatakannya pengendara sepeda motor saat itu berboncengan bersama satu temannya.
"Untuk pengendara sepeda motor yakni atas nama Nadia Kristiani (17), warga Apdeling 4 Mess PT Djarum Kepayang Kecamatan Anjongan, dan yang diboncengnya atas nama Febrianti (16), dan merupakan warga Kecamatan Anjongan," terangnya.
"Sedangkan pengemudi Dump Truck atas nama Sahidin (35), warga Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh," jelasnya lagi.
• Personel Polsek Ledo Sambang Duka ke Rumah Warga yang Meninggal Dunia
Lebih lanjut Kasat Lantas menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut.
Dimana pada saat kejadian pengendara sepeda motor Mio datang dari arah Mempawah hendak menuju Pontianak.
Sesampainya di Jalan Raya Sungai Pinyuh KM 50.000 Mempawah-Pontianak, tiba-tiba pengendara dan yang di bonceng melambai temannya yang sedang duduk di salah satu cafe.
Disaat itu jugalah pengendara sepeda motor Mio hilang keseimbangan lari ke kanan jalan, dan dari arah yang berlawanan datang kendaraan Dump Truck KB 9044 ML.
"Karena jarak terlalu dekat dan tidak dapat dihindari maka terjadilah kecelakaan lalu lintas di jalan raya tersebut," terang AKP Riko.
Atas kejadian tersebut kata AKP Riko, korban yang dibonceng menggunakan sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian.
"Atas kejadian tersebut pengendara sepeda motor atas nama Nadia Kristiani mengalami luka robek di kepala, luka lecet di lutut sebelah kiri dan kanan, memar di dada, dan P3K Puskesmas Sungai Pinyuh," katanya.
"Sedangkan yang dibonceng atas nama Febrianti mengalami patah tulang terbuka di kaki sebelah kanan, patah tulang tertutup di tangan sebelah kanan, luka robek di kaki sebelah kanan dan kiri, luka robek di perut, luka robek di dada, dan dinyatakan meninggal dunia di TKP," terangnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Mempawah)