Breaking News:

Kemdikbudristek RI Dorong Pontianak Lanjutkan Atmosfer Baik Produktifitas Seni

Rombongan Direktorat yang berjumlah 4 orang tersebut datang saat proses "Rirang" yang mengambil lokasi kreatifnya di ruang kreatif kolaborasi kampus l

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Perwakilan Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Baru Kemdikbudristek Suparman (jaket denim), Setiyo (kaos hijau), Widyo Tyas Santo (jaket hitam), dan Zakaria Pangaribuan, penulis dan sutradara "Rirang" (paling tengah) 

Citizen Reporter

Hatta

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam agenda kunjungan monitoring kegiatan Parade Pertunjukan Seni Media Baru yang diselenggarakan oleh Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Baru Kemdikbudristek RI bersama Garin Workshop, dimana dari 6 pemenang terpilih yang ada, salah satunya adalah dari Kota Pontianak, yaitu Siberdaya, yang mengusung konsep pertunjukan "Rirang".

Rombongan Direktorat yang berjumlah 4 orang tersebut datang saat proses "Rirang" yang mengambil lokasi kreatifnya di ruang kreatif kolaborasi kampus lama IKIP PGRI Pontianak, Jl. Ilham, dimana saat itu Rirang sedang berlangsung proses penyutingan di hari terakhirnya produksi.

Dalam diskusi pasca proses syuting sore itu, salah satu dari rombongan menyampaikan bahwa dalam perjalanan waktu selama pandemi ini, menghadirkan fenomena baru terhadap geliat produktifitas seniman seni pertunjukan, seni rupa, atau seni media rekam ke arah penggunaan media teknologi, sehingga memunculkan proses-proses penciptaan konsep dan gagasan ke bentukan pertunjukan seni media baru.

PGRI dan Disdik Provinsi Kalbar Tampung Keluhan Nilai Passing Grade Formasi PPPK yang Tinggi

"Inilah mengapa kegiatan Parade Pertunjukan Seni Baru dihadirkan Kemdikbudristek bersama Garin Workshop. Kami juga melihat pertumbuhan tingkat partisipasi dan tingkat lolos dari luar jawa. Seperti di Kalimantan Barat ini, terutama Pontianak pada beberapa kegiatan lain yang kami gelar. Seperti di Kompetisi Produksi Film Pendek tahun ini, ternyata Pontianak meloloskan 3 karya. Berarti dengan ditambah dari kegiatan Parade Pertunjukan Seni Media Baru ini, total ada 4 yang lolos tahun ini dari Pontianak. Sepertinya ada skema yang bagus dalam menumbuhkan proses kreatif di kota ini" kata Widyo Tyas Santo

"Semoga saja atmosfer yang dirasa bagus ini dapat dipertahankan dan dapat lebih diberikan ruang apresiasinya atau difasilitasi lagi oleh pemegang kebijakan disini ya" lanjut Widyo Tyas Santo

Rirang sendiri adalah sebuah sastra lisan di dalam kultur masyarakat Dayak Taman, Kapuas Hulu, yang dikreasikan ke bentuk pertunjukan seni media baru, oleh penulis dan sutradara Zakaria Pangaribuan, seorang seniman yang aktif bergiat di Siberdaya. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved