Breaking News:

Berita Video

Tas Ransel Berisi Benda Mencurigakan di Ruang Tunggu KKP Singkawang, Pegawai Berhamburan Keluar

Seluruh karyawan KPP Singkawang kemudian berhamburan keluar dari kantor, dan menghubungi pihak Kepolisan.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Tas ransel berwarna hitam berisikan benda mencurigakan yang berada di ruangan tunggu Karyawan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kota Singkawang, Kalimantan Barat, membuat heboh para karyawan.

Zahari Simamora, saksi mata mengatakan tas berisikan barang mencurigakan tersebut pada awalnya berada samping kursi di ruang tunggu.

Melihat tas tanpa pemilik tersebut, dirinya kemudian mengamankan tas tersebut untuk kemudian diserahkan kepada sang pemilik.

Hingga jam pelayanan telah usai, Zahari belum juga menemuka pemilik tas tersebut.

"Pelayana udah mau tutup, saya penasaran, ternyata didalam tas itu ada sejenis sebesar kurang lebih tempat Hp, dilakban warna hitam," ungkap Zahari kepada wartawan, Jumat 17 September 2021.

Tidak hanya itu, dari kesaksian Zahari, barang mencurigakan berlakban tersebut pula terdapat rangkaian kabel. "Ada kabel," katanya.

Sontak benda mencurigakan tersebut menggemparkan karyawan KPP Singkawang.

Seluruh karyawan KPP Singkawang kemudian berhamburan keluar dari kantor, dan menghubungi pihak Kepolisan.

BREAKING NEWS - Unit Penjinak Bom Amankan Ransel Berisi Benda Mencurigakan di KPP Singkawang

Jajaran Kepolisian Polres Singkawang kemudian tiba di lokasi dan mensterilkan KPP Singkawang dari orang-orang.

Kepolisian juga memasang garis polisi di depan pintu KPP Singkawang untuk memastikan tidak ada orang yang masuk.

Tak berapa lama, unit penjinak bom (Jibom) dari Batalion B Pelopor tiba di kantor KPP Singkawang untuk mengamankan barang mencurigakan tersebut.

Salah satu anggota unit Jibom bergegas menggunakan baju Body Armour dan mendekati tas ransel tersebut.

Tas ransel berisikan benda mencurigakan tersebut kemudian dimasukan ke dalam tabung peredam yang dibawa di mobil unit Jibom.

Hingga saat ini, benda mencurigakan tersebut masih didalami oleh jajaran Kepolisian. (*)

[Update Berita Video Tribunpontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved