Breaking News:

Kadiskes Kota Pontianak Sebut Kasus Covid-19 Menurun Positivity Rate 2,5 Persen

Dimana hal tersebut juga dibuktikan dengan diterapkan Kota Pontianak sebagai wilayah yang berada pada zona kuning atau risiko penularan Covid-19 renda

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan, bahwa kasus covid-19 di Kota Pontianak Kalimantan Barat terjadi penurunan.

Dimana hal tersebut juga dibuktikan dengan diterapkan Kota Pontianak sebagai wilayah yang berada pada zona kuning atau risiko penularan Covid-19 rendah sejak dua pekan ini. Akan tetapi, memang diakuinya dalam setiap harinya masih ada ditemukan kasus konfirmasi positif covid-19 meskipun tidak signifikan.

"Sekarang ini terjadinya sporadis, ada beberapa kluster dari keluarganya ke istrinya kemudian ke anaknya. Jadi penurunan kasus covid-19 ini  disebabkan, karena memang tingkat ketertularannya rendah atau porisitivity rate nya rendah, kita sudah dibawah 5  persen dan pada minggu terkahir berada diangka 2,5 persen positivity rate nya," kata Handanu, Sabtu 18 September 2021.

Edi Rusdi Kamtono Ingatkan Warga Pontianak Tak Abai Prokes Meski Sudah Divaksin

Handanu menjelaskan, bahwa perhari pihaknya melaksanakan testing di semua laboratorium di Kota Pontianak dalam sehari rata-rata antara 1.000-1.300 orang. Sedangkan standar pemeriksaan perminggunya, kata Handanu adalah  1/1000 penduduk atau  sekitar 600 perminggu. 

"Jadi kita sudah bisa mencapai angka itu," paparnya.

Kadiskes Handanu mengakui, memang untuk menzerokan kasus covid-19 di Kota Pontianak belum bisa dilakukan, lantaran masih ditemukannya kasus covid-19 dalam setiap harinya.

"Sudah kita sering sampaikan. Jadi kita memang belum bisa menghilangkan sama sekali sehingga terjadi zona hijau, ini belum bisa. Karena kasusnya setiap hari masih saja ditemukan ada yang terkonfirmasi positif covid-19. Kasus covid-19 perhari pada minggu ke 36 kemarin, sekitar 30 perhari," ujarnya.

"Dan yang sakit dirawat di rumah sakit masih ada. Untuk rumah sakit keterisiannya 16 persen, masih ada penderita covid-19 yang di rawat," imbuhnya.

Jadi yang harus dilakukan saat ini untuk menurunkan zona dan penurunan level PPKM, kata Handanu adalah harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan mempercepat vaksinasi covid-19.

"Artinya untuk kasus covid-19 di Kota Pontianak sudah turun secara signifikan. Tapi belum gisa dikatakan bebas, karena sewaktu-waktu kalau daya tahan tubuh kita atau antibodi kita turun bisa tertular juga," pungkasnya. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved