Breaking News:

Perempuan di Pesisir Bengkayang Antusias Ikuti Pelatihan E-marketing

Perempuan pesisir di Kecamatan Sungai Raya tergabung dengan beberapa kelompok UMKM, mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pengembangan

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Perempuan-perempuan di Pesisir Ikuti Pelatihan E-marketing dari PPMN di Aula Serba Guna Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalbar. Rabu 15 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Perempuan-perempuan di Pesisir Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, sangat antusias mengikuti Pelatihan e-marketing yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan dari Program Citradaya Nita tahun 2021 bertajuk Dampak Covid-19 terhadap Perempuan dan Kaum Marjinal di Aula Serba Guna Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang.

Perempuan pesisir di Kecamatan Sungai Raya tergabung dengan beberapa kelompok UMKM, mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) tersebut.

Pada kegiatannya, dihadiri sebanyak 12 pelaku UMKM perempuan, narasumber, kepala desa, dan beberapa media massa lokal di Kabupaten Bengkayang.

Kanit Propam Polsek Ledo Polres Bengkayang Lansanakan Gaktiblin Personel

Pada kesempatannya, Kepala Bagian Dinas Koperasi UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkayang, Yustina Ita Wurni menyampaikan, upaya dalam mendorong guna UMKM perempuan di wilayah pesisir lebih kreatif dan inovatif.

"Apapun bisa dilakukan oleh kelompok perempuan untuk tetap bertahan, dan ekonomi keluarga tetap stabil. Perempuan itu lebih jeli sebenarnya, hanya saya kesempatan yang sempit membuat mereka tidak berdaya. Apalagi sekarang ini, di situasi saat ini mau ga mau harus pintar baca peluang yang ada," ucap Ita, Rabu 15 September 2021.

"Kaum perempuan mesti kreatif dan mahir melihat peluang usaha didepan mata," timpalnya.

Kemudian, Kepala Desa Sungai Duri, Reza Herlambang mengutarakan bahwa guna  mendukung aktivitas UMKM di Desa Sungai Duri, bersama pihaknya mengambil langkah dalam penyediaan galeri serta produk asli Bengkayang.

"Kita sediakan tempatnya, kemudian kreatifitas dan inovasi UMKM akan disalurkan ditempat tersebut," terang Kades Sungai Duri ini.

Ditambahkannya, Usaha mikro kecil menengah (UMKM) harus tetap berjuang menyuguhkan berbagai produk usaha, diantaranya termasuk dibidang kuliner yang memiliki nilai ekonomis, terkhusus dimasa pandemi sekarang ini.

"Dari pihak desa sangat senang, dan bersyukur ada lembaga yang memberikan pelatihan kepada kelompok UMKM di desa kita. Kita harapkan pelatihan ini pelaku UMKM kota tak hanya mengandalkan lapak saja, tetapi lebih mengoptimalkan penjualan digital," tutur Reza.

Salah satu peserta pelatihan E-marketing di Desa Sungai Duri, Ningsih sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan yang ditujukan kepada perempuan pesisir dan pelaku UMKM ini.

Rektor ISB Bengkayang: Indikasi Munculnya Kasus Positif Covid-19 di ISB Terjadi Dalam Masa Karantina

"Kegiatan ini kami tunggu-tunggu, karena selama pandemi tidak ada sama sekali kegiatan untuk pembekalan UMKM. Alhamdulillah, kegiatan ini kami bisa mengetahui apa itu marketplace dan bagaimana cara pemanfaatan medsos dengan baik," kata Ningsih.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan pandemi Covid-19 saat ini sangat berdampak besar bagi usahanya. Usaha yang dikelolanya, pengolahan makanan ringan, diantaranya membuat keripik kelapa krispi, singkong pedas manis, stik bayam, stik ubi jalar, dan jelly pepaya.

"Sebelum pandemi usaha kami lancar, tetapi semenjak pandemi jadi berkurang. Memang kita akui, pemasaran kita masih kurang. Kita berharap pelatihan ini dpaat menambah ilmu dan bisa bermanfaat untuk kami," pungkasnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Kayong Utara

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved