Breaking News:

Penataan Teras Parit Nanas Panjang 2000 Meter Telan Anggaran 12 Miliar Rupiah

Ia menceritakan, awal dilakukan penataan tersebut, ia mengaku tidak mudah, karena berawal dari gertak kayu dan aksesibilitasnya yang tidak teratur.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Foto saat peresmian Teras Parit Nanas Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak Kalimantan Barat, Rabu 15 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Project Management Unit (PMU) National Slum Upgrading Program (NSUP) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Aswin G Sukahar menuturkan, dengan diserahterimakannya Teras Parit Nanas ini maka pengelolaannya dilanjutkan oleh Pemkot Pontianak, termasuk pemeliharaan dan pengamanannya.

"Fasilitas yang sudah terbangun ini jangan sampai ada yang dicuri atau hilang dan rusak," pesannya, usai peresmian Teras Parit Nanas Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak Kalimantan Barat, Rabu 15 September 2021.

Ia menerangkan, untuk penataan Teras Parit Nanas ini menelan anggaran dari APBN sekitar Rp12 miliar dengan panjang 2 ribu meter.

Ia menceritakan, awal dilakukan penataan tersebut, ia mengaku tidak mudah, karena berawal dari gertak kayu dan aksesibilitasnya yang tidak teratur.

Launching Produk UMKM BDC Zamrud Khatulistiwa, Wako Edi Dorong Pelaku UMKM Bangkit Tumbuhkan Ekonomi

"Dan Alhamdulillah saat ini sudah selesai ditatata sehingga layak dikunjungi dan untuk aktivitas ekonomi masyarakat.
Setelah dilakukan pembangunan dan penataan, kondisinya sudah jauh lebih baik dan lebih mantap," ujarnya.

Meskipun masih belum ada lokasi penataan berikutnya, namun sejak 2018 lalu, dikatakannya, ada beberapa kawasan kumuh di Kota Pontianak yang telah dilakukan penataan.

"Sementara ini belum ada, tapi teras parit Nanas sudah menjadi titik kesekian sejak tahun 2018 sampai sekarang di Kota Pontianak, mulai dari kampung Beting, Kelurahan Dalam bugis, Benua Melayu Laut, Teras Parit Nanas dan juga rehabilitasi masjid Jami' Sultan Al-Qadri yang juga merupakan bagian penanganan permukiman di Kota Pontianak," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved