Breaking News:

Dandim Sintang: Tolong Ditingkatkan, Supaya Tidak Kembali Jadi Hutan

TMMD mulai digelar pada hari ini, 15 September 2021 sampai dengan 30 hari kedepan. Total 150 personel Kodim 1205/Sintang dikerahkan untuk menyukseskan

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pasi Ter Kodim 1205/Sintang, bersama masyarakat Desa Ampar Bedang, mengukur ruas jalan yang akan dibangun dalam pelaksanaan TMMD. Desa Ampar Bedang, di Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, dipilih menjadi lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 112 tahun anggaran 2021 yang dilaksanakan oleh Kodim 1205/Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Komandan Kodim 1205/Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan hasil kegiatan fisik yang sudah maupun yang sedang dikerjakan TNI melalui program TMMD.

Menurut Dandim, TMMD merupakan upaya TNI membantu daerah dalam hal percepatan pembangunan. Oleh sebab itu, pekerjaan fisik yang sudah selesai dikerjakan melalui program TMMD diharapkan dapat ditingkatkan oleh pemerintah daerah.

"Kita sudah melaksankan pekerjaan fisiknya, harapan kami setelah diserahkan kemudian dilanjutkan oleh Pemda. Kan kita hanya merintis, setelah dibuka ya tolong dilanjutkan, ditingkatkan kualitasnya sehingga tidak sia-sia agar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. Tugas pokok TNI satu itemnya membantu pembangunan. Kita harap pemerintah bantu tingkatkan, tidak kemudian jalan itu kembali menjadi hutan," jelas Dandim, Rabu 15 September 2021.

Kodim 1205/Sintang resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 112 tahun anggaran 2021.

TMMD mulai digelar pada hari ini, 15 September 2021 sampai dengan 30 hari kedepan. Total 150 personel Kodim 1205/Sintang dikerahkan untuk menyukseskan program pembangunan fisik maupun non fisik di Desa Ampar Bedang, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang.

TMMD Kodim Sintang, Yustinus Sebut Desa Ampar Bedang Daerah Terisolir Tak Ada Akses Jalan Darat

Ada dua kegiatan di Desa Ampar Bedang, lokasi TMMD. Kegiatan fisik berupa pembukaan jalan sepanjang 6 kilometer dan lebar 7 meter. Kemudian pembangunan irigasi, gorong-gorong dan jembatan penghubung antar dusun.

Total anggaran untuk kegiatan TMMD ke-112 senilai Rp 1,5 miliar rupiah. Terdiri atas dana dari Mabes TNI Rp 500 juta rupiah dan dari Pemda Sintang Rp 1 miliar rupiah.

Menanggapi hal itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Yustinus meminta OPD teknis untuk menindaklanjuti pekerjaan fisik yang sudah selesai dibangun melalui program TMMD.

"Kita berharap setelah TMMD ini selesai, tentu tidak hanya dibiarkan begitu saja, maka kami minta kepada OPD teknis tetap ditindaklanjuti jangan sampai dibiarkan, tentu nanti ada pemeliharaan, peningkatan dan lain sebagainya kedepannya. Sehingga akses bisa lancar sehingga bermanfaat bagi akses pemenuhan kebutuhan ekonomi bisa cepat. Nanti tugas pemeinntah bagaimana membuat akses dari jalan kecamatan tembus ke jalan desa ini," kata Yustinus. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved