Breaking News:

Belum Kantongi Sampling PTM, Wali Kota Pontianak Siapkan Kebijakan Jika Ditemukan Kluster Sekolah

"Untuk sampling Swab antigen kepada siswa masih belum dapat hasilnya, biasanya dua sampai tiga hari keluar. Dan kita lakukan sampling di beberapa SMP

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancara wartawan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa hingga saat ini Rabu 15 September 2021, pihaknya masih belum menerima hasil sampling Swab antigen yang dilakukan kepada siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM), baik SD maupun SMP di Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Menurut Edi, hasil swab test antigen tersebut bisa keluar kurang lebih 3X24 jam sejak dilakukan swab test antigen.

Untuk itu, pihaknya saat ini masih tengah menunggu hasil sampling tersebut.

"Untuk sampling Swab antigen kepada siswa masih belum dapat hasilnya, biasanya dua sampai tiga hari keluar. Dan kita lakukan sampling di beberapa SMP dan SD dan untuk saat ini masih belum mendapat informasi detailnya," ujarnya.

Kendati demikian, Edi menerangkan jika terdapat temuan kasus baru covid-19 kluster sekolah, tentu pihaknya akan mengambil beberapa langkah atau kebijakan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Antisipasi Kluster Baru di Sekolah, Harisson Tegaskan Jika Ditemukan Kasus Positif PTM Dihentikan

Jikapun ditemukan siswa yang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pemerintah Kota Pontianak sudah mengantisipasi dengan beberapa kebijakan.

"Kita lihat kalau mereka positif, maka harus isolasi mandiri kalau misalnya tidak bergejala. Kalau CT nya rendah kita akan isolasi di Rusunawa. Tapi kalau CT nya tinggi kita pantau. Kemudian kalau bergejala harus di rawat di rumah sakit," ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, untuk sekolah bilamana ditemukan ada siswa yang terkonfirmasi positif covid-19. Maka sekolah tersebut akan disterilkan dan tutup sementara waktu selama tiga hari.

Sedangkan untuk sekolah-sekolah lainnya yang tidak ada temuan kasus covid-19, maka akan tetap lanjut untuk pembelajaran tatap muka (PTM.

"Untuk PTM yang lain tetap berlanjut, kecuali dikawasan tersebut atau di sekolah yang ditemukan positif covid-19, maka kita disinfektan sterilkan selama tiga hari dan setelah itu lanjut lagi PTM," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved