Breaking News:

Tak Terima Dikatai, YK Habisi Nyawa Rekannya Sendiri

Sebelum terjadi cekcok, lanjut Yani, korban dan pelaku juga diketahui sempat mengobrol namun dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana Saat Memimpin Rilis Sejumlah Kasus di Aula Mapolres Ketapang. Foto Nur Imam Satria 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Seorang pria berinisial YK (58) tega menghabisi rekannya sendiri yakni Feri Yanto (30) setelah tak terima dikatai oleh korban.

Kejadian nahas itu terjadi di area perumahan karyawan PT Andes Sawit Lestari Cargill Group di Desa Banjar Sari, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Minggu 12 September 2021.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana menceritakan dari keterangan saksi yakni istri korban, Enjel (38) dirinya sempat melihat korban dianiaya oleh pelaku.

"Melihat kejadian itu saksi langsung berlari ke arah pos satpam. Sekembalinya dari pos satpam ia melihat suaminya sudah tewas di halaman perumahan," jelas Yani, menceritakan keterangan saksi, Selasa 14 September 2021.

Dalam Pengaruh Minuman Keras, Tersangka Tebas Korban dengan Parang hingga Meninggal di Ketapang

Sebelum terjadi cekcok, lanjut Yani, korban dan pelaku juga diketahui sempat mengobrol namun dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras.

"Sedangkan menurut penuturan pelaku sendiri, ia sempat cekcok dengan korban dan sempat dikatai 'tolol' oleh korban sehingga pelaku marah dan melakukan pembunuhan kepada korban," ujarnya.

Lebih lanjut, Yani menerangkan, pelaku akhirnya diamankan setelah sempat kabur.

Petugas dari Polsek Kendawangan berhasil mengamankan pelaku selang beberapa jam setelah peristiwa di perumahan karyawan PT MSJ di Desa Seriam, Kecamatan Kendawangan.

"Dari tangan pelaku, turut juga diamankan sebilah parang yang diduga kuat digunakan pelaku untuk menganiaya korban sampai tewas. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Kendawangan," ungkapnya.

Menurut Kapolres, pelaku sendiri terancam dengan pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved