Breaking News:

Dilalap Api, Dua Unit Rumah Rata Dengan Tanah, BPBD Pontianak Kirimkan Bantuan

Dari keterangan sejumlah saksi, Haryadi mengungkapkan penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik dari dalam kamar rumah keluarga Meng Huang d

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala BPBD Kota Pontianak Haryadi S Triwibowo saat meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di jalan kebangkitan Nasional Kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Dua Unit rumah semi permanen di Jalan Kebangkitan Nasional Pontianak rata di lalap api pada musibah kebakaran yang terjadi senin 13 September 2021 siang.

Akibat musibah itu, dua keluarga yang terdiri dari 9 orang kehilangan tempat tinggalnya.

Kepala BPBD Kota Pontianak Haryadi S Triwibowo menyampaikan pemilik rumah pertama bernama Lo Kim Pin (65) bersama istrinya Ciun Mik Cin, tinggal bersama 2 anaknya, kemudian pemilik rumah kedua bernama Meng Huang (46) dan Lina (40) yang tinggal bersama 3 anaknya.

Dari keterangan sejumlah saksi, Haryadi mengungkapkan penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik dari dalam kamar rumah keluarga Meng Huang dan Lina, yang kemudian api merambat membakar seluruh bangunan 2 rumah yang dibangun saling berhimpitan dari bahan semi permanen.

"Penyebabnya diduga akibat konsleting listrik, dari dalam kamar rumah Lina,''ungkap Haryadi, Selasa 14 September 2021.

Rumah Asmadi Nyaris Rata dengan Tanah Setelah Mengalami Kebakaran

Saat ini, dari BPBD sudah melakukan pendataan dan akan mengirimkan bantuan kebutuhan pokok kepada korban kebakaran selama beberapa hari kedepan, yang saat ini sudah di ungsikan ke rumah sanak keluarga terdekat.

''Saat ini sambil berjalan logistik kita bantu juga, yang penting kita selamatkan dulu para korban ini, bisa tidur nyaman, bisa istirahat,''katanya.

Selain itu, pihaknya dari BPBD pun juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses pemberian bantuan dari Dinas teknis.

"Kami tetap akan memperjuangkan kebutuhan korban, saya akan laporkan ke Walikota, untuk meminta bantuan, dan nanti akan ada dinas - dinas teknis, nanti akan kami sampaikan laporannya ke Walikota,''tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved