Update PPKM Hari Ini Senin 13 September 2021 dan Imbauan Presiden Jokowi Terkait Tren Covid
PPKM Jawa Bali sudah diperpanjang berkali-kali. Terakhir kali, PPKM Jawa Bali diperpanjang untuk periode 7-13 September 2021.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kebijakan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) leverl 2-4 Jawa bali diprediksi kembali berlanjut.
Seperti diberitakan sebelumnya hari ini Senin 13 September merupakan hari terakhir perpanjangan PPKM Jawa-Bali.
Apakah diperpanjang atau tidak tergantung kebijakan pemerintah selanjutnya.
Meski mengalami tren penurunan kasus Covid, namun PPKM dinilai perlu diperpanjang. Kenapa ?
• PPKM Resmi Berakhir Hari Ini Senin 13 September 2021, Setop atau Lanjut Diperpanjang Lagi?
PPKM Jawa Bali sudah diperpanjang berkali-kali. Terakhir kali, PPKM Jawa Bali diperpanjang untuk periode 7-13 September 2021.
Sebelum menunggu putusan PPKM Jawa-Bali diperpanjang atau tidak, mari kita lihat kondisi pandemi Covid-19 selama sepekan terakhir.
Merujuk data Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia (Update per 12 September 2021), penambahan kasus Covid-19 masih terjadi setiap hari di berbagai daerah.
Meski demikian, kasus Covid-19 semakin terkendali.
Hal ini terindikasi dari jumlah penambahan kasus Covid-19 di Indonesia dalam tren turun selama sepakan terakhir.
Berikut data penambahan kasus Covid-19 per hari sepanjang 7-12 September 2021 :
- 7 September, kasus Covid-19 bertambah 7.201
- 8 September, kasus Covid-19 bertambah 6.731
- 9 September, kasus Covid-19 bertambah 5.990
- 10 September, kasus Covid-19 bertambah 5.376
- 11 September, kasus Covid-19 bertambah 5.001
- 12 September, kasus Covid-19 bertambah 3.779
• PPKM Berakhir Hari Ini Senin 13 September 2021 ? Update Pengumuman Pemerintah
Meski kasus Covid-19 bertambah, jumlah pasien yang sembuh juga banyak.
Per 7 September 2021 misalnya, pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 14.159 orang.
Lalu pada 12 September 2021, pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 9.401 orang.
Dengan demikian, kasus Covid-19 yang masih aktif di Indonesia banyak 109.869.
Dikutip dari Kompas.com, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tak euforia berlebihan merespons penurunan situasi pandemi virus corona di Indonesia.