Breaking News:

Satgas Pamtas dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Mobil Jeep LC Asal Malaysia Senilai Ratusan Juta

Ferdinand Ginting membenarkan terkait adanya mobil asal Malaysia diamankan di wilayah perbatasan kabupaten Bengkayang.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia bersama Petugas Bea Cukai Kalbagbar berhasil mengamankan satu unit mobil jenis Jeep mewah pada Sabtu 11 September 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Anggota Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia bersama Petugas Bea Cukai Kalbagbar berhasil mengamankan satu unit mobil jenis Jeep mewah pada Sabtu 11 September 2021 sekitar pukul 22.00 WIB di daerah Segorong, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang 

Mobil jenis Jeep yang di ketahui merk Toyota Land Cruiser VX 80 dengan plat nomor Malaysia SA 1838 N

Informasi di peroleh, mobil Toyota Land Cruiser VX 80 ini masuk ke wilayah Indonesia melalui areal perkebunan kelapa sawit di daerah kecamatan Jagoi Babang pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB

Kemudian oleh tim gabungan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643 WNS  Tim Tindak Kanwil Bea Cukai Kalbagbar melakukan pengejaran dari wilayah Jagoi Babang sampai ke daerah kecamatan Seluas. 

Klaster Covid Muncul saat Pembelajaran Tatap Muka, Institut Shanti Buwana Bengkayang Tutup Dua Pekan

Akhirnya sekitar pukul 22.00 WIB di daerah Segorong, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang di temukan satu unit mobil jenis Jeep warna krem merk Toyota Land Cruiser dengan Plat Malaysia SA 1838 N.

Kasi BK dan Humas Kanwil Ditjen Bea Cukai Kalbagbar Ferdinand Ginting membenarkan terkait adanya mobil asal Malaysia diamankan di wilayah perbatasan kabupaten Bengkayang.

"Pengendara mobil tersebut melarikan diri, saat dalam pengejaran oleh tim gabungan Satgas Pamtas Yonif 643/WNS dan Bea cukai,"ujarnya pada Senin 13 September 2021.

Lanjutnya, Mobil itu di temukan di wilayah kecamatan Seluas, saat ini dalam proses pemeriksaan barang bukti, dikarenakan situasi dan kondisi di lapangan.

supir berhasil melarikan diri meninggalkan barang bukti dan saat ini masih dilakukan pengejaran.

"Saat mobil ini mobil masih diamankan di Pos Koki Jagoi Babang Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, dan akan di lakukan penanganan lebih lanjut,"kata Ferdinand Ginting pada Tribun Pontianak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved