Breaking News:

Ibu Muda Meninggal Dunia Usai Tabrak Pohon Tumbang di Jalan Raya Serimbu - Ngabang

Saat itu kondisi jalan cukup licin karena hujan dan angin cukup kencang. Menurut keterangan saksi, sepeda motor menabrak pohon yang tumbang di jalan

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Lokasi kejadian laka tunggal di Jalan Raya Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak pada Minggu 12 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kecelakaan tunggal sepeda motor terjadi di Jalan Raya Serimbu-Ngabang tepatnya di Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak pada Minggu 12 September 2021 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres Landak AKBP Stevy Frits Pattiasina melalui Kasat Lantas AKP Eko Budi membenarkan peristiwa kecelakaan tunggal sepeda motor yang merengut satu korban jiwa tersebut.

Dijelaskan Kasat, korbannya yakni ibu muda atas nama Syahbariah Bella Agus Tina (26) beralamat di Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, dan meninggal dunia di tempat.

Sedangkan yang dibonceng yakni Mari Juliana (48) yang merupakan ibu korban dan beralamat di Plasma 2 dengan alami luka-luka dan dirawat di Puskesmas Serimbu.

Warga Kecamatan Sengah Temila Kbaupaten Landak Ditemukan Meninggal Tidak Wajar

Kemudian Ambrosius Ateng (9) anak korban mengalami luka-luka juga, namun sudah dibawa orangtuanya ke rumah setelah mendapat penanganan medis di Puskesmas Serimbu.

"Korban meninggal dunia akibat alami luka berat di bagian kepala, sedangkan ibunya juga alami luka di bagian kepala juga dan dirawat di Puskesmas Serimbu. Anaknya setelah mendapat penanganan medis dibawa pulang oleh orangtuanya," ujar AKP Eko Budi kepada Tribun pada Senin 13 September 2021.

Kasat menyampaikan, untuk kronologisnya berawal saat sepeda motor suzuki nex yang dikendarai korban dengan Nomor Polisi (Nopol) KB 3550 LT berjalan dari Serimbu ke arah Ngabang dan hendak pulang ke Desa Nyayum.

Sesampainya di Jalan Raya Desa Sepangah di jalan lurus dan beraspal, tidak mampu mengendalikan sepeda motornya, sehingga menabrak pohon karet yang saat itu ada tumbang di jalan raya.

"Saat itu kondisi jalan cukup licin karena hujan dan angin cukup kencang. Menurut keterangan saksi, sepeda motor menabrak pohon yang tumbang di jalan," ungkapnya.

Kasat mengaku prihatin atas kejadian tersebut, dan turut mengucapkan bela sungkawa. Selain itu berharap agar para pengendara bisa lebih waspada jika berpergian saat cuaca ekstrim.

"Kami berharap peristiwa seperti ini tidak terulang, dan masyarakat lebih waspada. Jika berpergian namun saat cuaca ekstrim, lebih baik berhenti dulu di tempat yang aman," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Landak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved