Breaking News:

Polisi Ciduk Dua Terduga Pelaku Pencurian Belasan Tabung Oksigen Milik RS Bhayangkara Anton Sujarwo

Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak meringkus 2 pria pelaku pencurian tabung oksigen di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak.

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Barang bukti yang diamankan Polresta Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK - Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak meringkus 2 pria pelaku pencurian tabung oksigen di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak.

Kedua pelaku yang diamankan bernama Rahmad (21) dan Ridho (20) yang merupakan mantan karyawan distributor oksigen di Kota Pontianak.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii menyampaikan, pada 9 September 2021, Polresta Pontianak mendapatkan laporan dari pihak rumah sakit telah kehilangan sejumlah tabung oksigen yang berukuran 6 meter kubik.

Kadissos Paparkan Lebih dari 22 Ribu Kepala Keluarga di Kota Pontianak Masuk Kategori Miskin

Saat petugas melakukan pemeriksaan, kedua pelaku terekam CCTV mengambil tambung tersebut dari rumah sakit. Dengan menggunakan Mobil Pick Up, kedua pelaku mengambil 11 tabung oksigen milik rumah sakit.

Rully mengungkapkan, keduanya ternyata merupakan mantan karyawan dari perusahaan distributor oksigen di Kota Pontianak, dan sudah sering mengantar oksigen kerumah sakit, oleh sebab itu, saat kejadian pegawai rumah sakit tidak menyadari bahwa keduanya mencuri tabung tersebut.

Pada 10 September 2021 siang, Anggota mendapatkan informasi kedua tersangka berada di parkiran rumah sakit Bhayangkara Anton Sujarwo. Saat itu, petugas langsung menuju lokasi dan mengamankan keduanya.

"Dari hasil interogasi, Kedua tersangka mengaku sudah mencuri tabung oksigen itu dan di titipkan di rumah temannya yang berada di kecamatan Pontianak Timur,"ungkap AKP Rully, Sabtu 11 September 2021.

Saat ini, tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polresta Pontianak guna proses penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dan 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara hingga 5 tahun penjara. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved