Breaking News:

Kisah Dua Finalis Bujang Dare Pontianak

Karantina hanya sebatas formal saja, tetapi Setelah pembekalan kita diberikan kegiatan sosial kepada masyarakat Kota Pontianak

Penulis: Muhammad Riski Farisal | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/M Riski Farisal
BUJANG DARE - Dua diantaranya mahasiswa/i Untan Pontianak mengikuti Bujang Dare Pontianak 2021 pada Sabtu, 11 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 20 finalis yang mengikuti Bujang Dare Pontianak 2021, yang di adakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Kota Pontianak.

Kegiatan Pembekalan Bujang dan Dare Pontianak berlangsung di Jl. Sultan Abdurahman No.140 Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak.

Satu diantaranya,finalis wanita mahasiswa Untan Fakultas Hukum, Virghie Dynaz Kusuma mengatakan, pageant yang paling bergengsi di Kota Pontianak yaitu Bujang Dare.

“Semua masyarakat Kalbar tahu kontes Bujang Dare ini dan patut di perhitungkan,” ujarnya saat di wawancarai TRIBUNPONTIANAK.co.id, pada Sabtu, 11 September 2021.

Pemilihan Bujang Dare Dimulai, 57 Peserta Telah Mendaftar

Ia menjelaskan, setiap satu tahun di selenggarakan satu kali untuk pencarian Bujang dan Dare.

“Ada pendaftaran berkas,tes wawancara dan tertulis untuk menentukan yang masuk finalis 10 bujang dan 10 dare serta baru kita menjalankan karantina,” ucapnya.

Ia mengatakan, dari 20 finalis semua mendapatkan tugas yaitu mempromosikan pariwisata Kota Pontianak.

“Mempromosikan lewat online dan offline dari media sosial dan ikut kegiatan sosial serta mengikuti kegusaran budaya dll,” ungkapnya.

Satu diantara, finalis pria mahasiswa Untan Fakultas Ekonomi Bisnis, Novrial Budi Putra mengatakan, ia mengikuti ajang kontes Bujang Dare ini membangun karier.

“Saya masih muda dan ingin membangun karier, dan di satu sisi saya dapat berkontribusi menukarkan pariwisata di Kota Pontianak,” ungkapnya.

Budi menjelaskan, bila terpilih ia sudah menetapkan kerangka kerja dan tugas-tugas menjadi Bujang 2021.

“Bujang Dare itu dilema di satu sisi mau mempromosikan mulai dari kuliner, pariwisata serta tempat sejarah tetapi pandemi covid-19 jadi semua menjadi terbatas dan itu kita akan membangun progres kedepan,” ucapnya.

Virghie berharap, ke depannya lebih menambah jam karantina Bujang Dare Pontianak.

“Karantina hanya sebatas formal saja, tetapi Setelah pembekalan kita diberikan kegiatan sosial kepada masyarakat Kota Pontianak apalagi dimasa pandemi covid-19,” katanya. (*)

(Simak terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved