Breaking News:

Hadiri MUSWIL II SAPMA PP Kalbar, Gubernur Sutarmidji : Gaungkan Pancasila dan Satukan Keberagaman

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Wilayah (MUSWIL) II SAPMA Pemuda Pancasila (PP) Kalimant

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji membuka secara resmi Musyawarah Wilayah MUSWIL II SAPMA PP Kalbar, di hotel Ibis Pontianak Kalimantan Barat, Sabtu 11 September 2021. Pembukaan MUSWIL ini dengan pemukulan alat Rabbana. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Wilayah (MUSWIL) II SAPMA Pemuda Pancasila (PP) Kalimantan Barat, di hotel Ibis Pontianak Kalimantan Barat, Sabtu 11 September 2021.

MUSWIL kali ini mengangkat tema tentang "Ber-SAPMA kita jawab tantangan dan peluang Pemuda untuk Kalbar Cerminan Indonesia".

Sebelum membuka MUSWIL, pada kesempatan itu, Gubernur Sutarmidji menyampaikan, ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemuda Pancasila maupun semua untuk pembangunan Kalbar. Karena memang diakuinya, untuk membangun Kalimantan Barat yang luas dan penuh keberagaman harus dilakukan secara bersama-sama.

Selain itu, dirinya juga berpesan agar nilai Pancasila sebagai Pedoman Dasar negara Indonesia harus terus digaungkan.

Kadissos Paparkan Lebih dari 22 Ribu Kepala Keluarga di Kota Pontianak Masuk Kategori Miskin

"Kita perhatikan sudah semakin baik dan sangat bagus. Namun yang paling penting adalah Pancasila Abadi, ini harus terus digaungkan dan harus terus memberikan pencerahan," paparnya saat memberi sambutan.

Di Kalimantan Barat kata Sutarmidji, merupakan wilayah yang memiliki keberagaman budaya, agama, suku dan etnis.

Namun hal tersebut dikatakannya, jangan dijadikan sebagai perbedaan. Akan tetapi ia berpesan agar tetap bersama-sama untuk membangun Kalbar.

"Kalau di Kalbar disini budayanya keberagaman sangat beragam dan tantangannya sangat besar ketika berada di pusat kegiatan. Distu perlu cara-cara yang baik untuk penanganannya".

"Maka perbedaan itu bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk disatukan, agar kita bisa membangun Kalbar di tengah keberagaman," pesannya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved