Breaking News:

Polres Ketapang Ungkap 2 Kasus Curanmor, Satu dari Tiga Tersangka Yang Ditangkap Wanita

Para tersangka terancam dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara Lima Tahun serta Pasal 363 KUHP Ayat 3, ancaman maksimal 7 tahun penjara

Editor: Jamadin
Dok. Polres Ketapang
Dua sepeda motor dan tiga tersangka saat diamankan Polres Ketapang, Senin 6 September 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG -  Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana, S.I.K., M.H. gelar konferensi Pers di Mapolres Ketapang, Senin 6 September 2021.

Yani Permana menegaskan,selama rentang waktu pertengahan agustus sampai awal September 2021, anggota jajarannya berhasil mengungkap 2 kasus curanmor, yakni pencurian kendaraan roda dua di wilayah Kecamatan Benua Kayong dan di wilayah Kecamatan Singkup, Kabupaten Ketapang.

Dalam giat press conference nya, Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Jonathan David, S.I.K., Kasat Reskrim, AKP Primastya, S.I.K., , Kasat Narkoba IPTU Anggiat Sihombing, S.H., dan Kasubbag Humas IPTU Matalip.

" Tempat kejadian perkaranya di dua lokasi berbeda yaitu di wilayah kecamatan benua kayong dan di wilayah kecamatan singkup. Ada hal yang menarik dari salah satu kasus curanmor ini dimana ada dua pelaku yang merupakan sepasang suami istri yang bersama sama melakukan tindak pidana curanmor,” jelas Yani Permana.

Kapolres menjelaskan untuk kasus curanmor yang terjadi di kelurahan Kauman Kecamatan Benua Kayong pada jumat 06 agustus 2021 yang bermula dari pelaku JU, perempuan (32)n yang berpura pura belanja di warung korban dan berhasil mengambil kunci sepeda motor korban yang terletak di meja warung.

Selanjutnya di berikan ke suaminya, AD (34) yang selanjutnya keduanya menggondol sepeda motor korban berbekal kunci yang sudah dicuri pelaku sebelumnya.

Kedua pelaku berhasil ditangkap beserta sebuah sepeda motor Honda Vario warna merah KB 3853 IG setelah petugas mengenali ciri ciri pelaku dari rekaman CCTV.

Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Kapolres Jerrold H.Y Kumontoy Berikan Reward Kepada Tim Spartan

Kasus yang kedua terjadi, Rabu 7 September 2021 lalu, seorang kecamatan Singkup Kabupaten Ketapang bernama JN, melaporkan ke Polsek Marau bahwa sepeda motor yang diparkir di samping rumahnya telah hilang sekira pukul 6 pagi.

Polsek Marau yang menerima laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan, dan tak sampai 24 jam atau tepatnya sekitar pukul 15.30 wib, seorang pelaku berinisial BS 16 tahun beserta barang bukti sebuah sepeda motor Honda CRF Nomor Polisi KB 4522 IJ diamankan di wilayah kecamatan tumbang titi dan selanjutnya dibawa ke polsek marau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

" Kasus ini berhasil diungkap karena kerja keras personel jajaran di lapangan " kata Kapolres Yani Permana.

Para tersangka terancam dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara Lima Tahun serta Pasal 363 KUHP Ayat 3, ancaman maksimal 7 tahun penjara.

[Update Berita Seputar Kabupaten Ketapang]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved