Kabupaten Sanggau Masuk Kriteri PPKM Level 3, Diskes Imbau Warga Tak Abai Terapkan Prokes
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Sarimin Sitepu menyampaikan terkait Juknis PPKM level 3 ada
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Sarimin Sitepu menyampaikan terkait Juknis PPKM level 3 ada pada instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 17 tahun 2021. Seperti diketahui Kabupaten Sanggau masuk dalam kriteria wilayah level 3.
"Untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sanggau kebijakan yang sudah dikeluarkan pemerintah Kabupaten Sanggau adalah peraturan Bupati nomor 47 tahun 2020,"katanya melalui telpon selulernya, Selasa 7 September 2021.
Kemudian, Antisipasi masuknya varian baru harus diperketat di pintu masuk negara termasuk diperbatasan dengan melakukan karantina sesuai SOP yang berlaku.
• Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat, Personel Satbinmas Polres Sanggau Sambangi Rumah Ketua IKBM Sanggau
Untuk itulah, Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak abai menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan rutin mencuci tangan dengan sabun.
"Dan apabila kita kontak erat dari yang terkonfirmasi agar segera melakukan karantina mandiri dan melaporkannya ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan testing dan tracking,"ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Sarimin juga menyampaikan perkembangan terkait data Covid-19 di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa 7 September 2021.
"Total jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sanggau sebanyak 4.763 orang. Dari jumlah ini, 4.688 orang telah dinyatakan sembuh,"katanya.
Kemudian, kasus aktif atau dalam proses penyembuhan sebanyak 16 orang. Kemudian sebanyak 59 kasus konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia.
Dari 16 kasus aktif ini, 4 orang menjalani isolasi perawatan di RSUD M Th Djaman Sanggau. Kemudian 12 orang menjalani isolasi mandiri. dan sebanyak 139 orang masih menunggu hasil laboratorium. (*)
(Update informasi Seputar Kabupaten Sanggau)