Breaking News:

Ditangkap Karena Palsukan Dokumen Kredit Konsumen, Pegawai Leasing di Pontianak Raup Rp 271 Juta

pihak perusahaan langsung membuat laporan ke Polsek Pontianak Kota, dan pada 15 Agustus 2021 petugas mengamankan RZ di rumahnya.

Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ FERRYANTO
Kapolsek Pontianak Kota AKP Sulastri saat mengecek 10 unit sepeda motor hasi kejahatan RZ yang memasulkan data kredit konsumen ditempatnya bekerja, Selasa 7 September 202i, dan seorang tersangka yang berhasil di amankan. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Polsek Pontianak Kota berhasil mengungkap kasus dugaan pemalsuan dokumen fedusia oleh oknum pegawai perusahaan leasing dengan kerugian mencapai Rp271 juta.

Dalam kasus ini, seorang pegawai Perusahaan PT. Adira Finance di Kota Pontianak berinisial RZ(31) diamankaan petugas.

Kapolsek Pontianak Kota AKP Sulastri menyampaikan, kasus ini terkuak saat pihak perusahaan mengkonfirmasi seorang warga yang masuk dalam daftar kreditur sepeda motor, namun warga tersebut merasa tidak melakukan kredit namun membeli sepeda motor dengan membayar cash, Selasa 7 September 2021.

Setelah mengetahui hal itu, pihak perusahaan Melakukan Ferifikasi sejumlah data kreditur, ternyata masih ada 13 unit kendaraan roda dua lagi yang pengajuan kreditnya di palsukan oleh RZ.

Atas hal itu, pihak perusahaan langsung membuat laporan ke Polsek Pontianak Kota, dan pada 15 Agustus 2021 petugas mengamankan RZ di rumahnya.

Cepat Respon Aduan Masyarakat, Tim PRC Polda Kalbar Amankan Tersangka Pencurian di Jalan Gajah Mada

Dari hasil pemeriksaan, RZ mengakui melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen kredit, dengan cara meminta bantuan seorang temannya untuk mencari pembeli sepeda motor baru dengan membayar secara cash dengan harga jauh lebih murah dibanding harga pasaran.

Kemudian, warga yang membeli sepeda motor itu dengan membayar cash, data - datanya digunakan untuk pengajuan kredit tanpa sepengetahuan pembeli.

Pelaku memalsukan dokumen - dokumen dan menandatangani surat pengajuan kredit dari para korban, sehingga data korban masuk menjadi kreditur.

Saat ini, pihak Polsek Pontianak Kota sudah berhasil mengumpulkan 10 unit sepeda motor dengan berbagai jenis bukti kejahatan RZ, dan hingga kini kepolisian masih terus melakukan pencarian barang bukti.

"Terhadap tersangka RZ dijerat dengan Pasal 35 UU No.42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia dengan Cara Memalsukan dokument Sebagaimana di maksud Dalam Pasal 35 UU No.42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia Dan Atau Pasal 263 KUHP Dan Atau Pasal 374 KUHP, dengan ancaman penjara hingga 5 tahun,"ujar AKP Sulastri, selas 7 September 2021.

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved