Breaking News:

COVID-19 di Filipina Meningkat Pesat, Pemerintahnya Malah Pilih Kendorkan Penguncian Wilayah

Pemerintah percaya pembatasan Covid-19 yang dilokalkan akan lebih efektif dalam mengendalikan wabah tanpa terlalu membatasi mobilitas dan aktivitas

Editor: Ishak
MARIA TAN/AFP
Petugas kesehatan di Filipina sedang bertugas. Di tengah pesatnya peningkatan angka infeksi harian Covid-19, Filipina berencana longgarkan Lockdown 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Filipina adalah satu di antara negara di kawasan Asia Tenggara yang cukup terdampak terjangan pandemi Covid-19

Dalam laman worldmeter, Filipina menempati urutan ke 20 dengan jumlah kasus infeksi Covid-19 terbanyak dunia.

Ada sekitat lebih dari dua juta orang di Filipina yang sejauh ini terdata terinfeksi virus mematikan yang pertama kali diketahui muncul di Wuhan China tersebut.

Dengan kasus infeksi harian di Filipina yang kini telah mencapai +22,415 kasus baru

Kurun Waktu 4 Hari, 2 Orang Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Mempawah

Plus 103 kematian baru akibat Covid-19

Perkembangan penambahan kasus infeksi harian Covid-19 di Filipina sejauh ini memang meningkat.

Namun, di tengah pesatnya peningkatan kasus infeksi harian Covid-19 di Filipina tersebut, pemerintahnya malah berencana melonggarkan penguncian.

Faktor ekonomi menjadi alasan di balik kebijakan tersebut.

Hari Pelanggan Nasional, BPJamsostek Berikan Stater Kit Tangkal Covid-19 Pada Peserta

Dikutip dari laman Kontan.co.id Senin 6 September 2021, Filipina dikabarkan akan mulai melonggarkan beberapa pembatasan Covid-19 di wilayah Manila mulai Rabu 8 September 2021.

Negeri kepulauan ini juga bermaksud untuk menguraikan rencana untuk beralih ke penguncian lokal yang lebih kecil untuk mendukung perekonomian.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved