Breaking News:

PTM Terbatas Boleh Digelar, Wabup Farhan : Prokes Ketat Jadi Syarat Mutlak

Kepala sekolah harus melaksanakan dan mengawasi prokes yang ketat itu. Dan berikut, mereka guru yang belum tuntas divaksin mereka harus divaksin

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Ketapang Farhan saat ditemui di ruang kerjanya 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Wakil Bupati Ketapang Farhan mengatakan sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Kabupaten Ketapang kini telah diperbolehkan melaksanakan Pembalajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

"Sekolah tatap muka mengikuti ketentuan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 37 tahun 2021. Artinya kita sudah dibolehkan, tapi harus secara terbatas, misalnya hanya dibolehkan 50 persen, itu harus dipatuhi," kata Farhan, Jumat 3 September 2021.

Untuk itu, Farhan mengingatkan, agar kepala sekolah dan guru harus benar-benar memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Sarana dan prasarana penunjang untuk pencegahan Covid-19 juga harus benar-benar tersedia di sekolah-sekolah.

Penerapan jaga jarak dan pengguna masker penting untuk diperhatikan oleh para guru dan kepala sekolah.

Belum Laksanakan PTM Terbatas, Disdik Ketapang Terapkan Sistem Pemberian Tugas

"Kepala sekolah harus melaksanakan dan mengawasi prokes yang ketat itu. Dan berikut, mereka guru yang belum tuntas divaksin mereka harus divaksin," ujar Farhan.

Farhan menegaskan, pihak sekolah dalam melaksanakan PTM terbatas, protokol kesehatan yang ketat menjadi syarat mutlak, agar sekolah tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

"Jumlah siswa dalam satu kelas juga harus diperhatikan, jangan sampai jumlah siswa yang belajar dalam satu waktu di dalam kelas itu melebihi ketentuan yang telah diberikan," tegasnya.

Lebih lanjut, Farhan menyebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus melakukan evaluasi terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

"Tentu hal itu dilakukan guna menghindari terjadinya klaster baru penyebaran virus corona," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved