Muhaimin Harap Pemda Bisa Berikan Solusi Terbaik untuk Permasalahan yang Sering Dihadapi Petani

"Bantuan tersebut juga harus dengan mengunakan sistem data otentik yang diperoleh dari lapangan langsung, agar kedepan petani tidak patah semangat unt

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/RAMADHAN
Ketua Kelompok Tani Kembang Jagung, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Muhaimin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Ketua Kelompok Tani Kembang Jagung, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Muhaimin, berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat lebih memberikan kepastian kepada para petani untuk solusi dari permasalahan yang dihadapi petani.

"Harapannya sebagai petani, pemerintah dapat memberikan kepastian terhadap jaminan petani agar kami sebagai petani tetap survive terhadap kendala yang dihadapi, misalnya gagal panen, bencana, maupun kendala lainnya," harapnya, Jumat 3 September 2021.

Salah satu cara kata Muhaimin yakni dengan melakukan terobosan minimal bibit yang di tanam petani dibantu oleh dinas terkait.

"Bantuan tersebut juga harus dengan mengunakan sistem data otentik yang diperoleh dari lapangan langsung, agar kedepan petani tidak patah semangat untuk bertani," katanya.

Lindungi Para Petani, Pemkab Mempawah Sediakan Asuransi Usaha Tani

Selanjutnya Muhaimin juga merasa kecewa, karena beberapa waktu yang lalu saat terjadinya banjir yang menghantam pertanian milik para petani, tidak ada satupun pihak terkait yang turun langsung ke lapangan untuk melihat dan meninjau lahan pertanian warga yang terdampak.

"Saya sebagai Ketua Kelompok Tani Kembang Jagung Desa Antibar sangat menyayangkan atas tragedi petani akibat banjir beberapa minggu lalu. Tidak ada satupun dinas terkait yang turun ke lapangan, dan itu menunjukan bahwa pemerintah menganggap dan tidak memperhatikan sektor pertanian terutama petani Jahe," jelasnya.

Dirinya berharap kedepan pemerintah daerah melalui dinas terkait benar-benar serius untuk memajukan para petani yang ada di Kabupaten Mempawah.

"Besar harapan kita juga sebagai petani Jahe mendapat perhatian dari pemerintah daerah, sehingga keluhan dari para petani bisa segera teratasi," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Mempawah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved