Kadis P3AP2KB Sambas Sebut Program Prosesar dan Layanan KB untuk Mewujudkan Keluarga Berkualitas
"Pelayanan KB adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan se
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Kabupaten Sambas, Uray Hendi Wijaya mengatakan pelaksanaan kegiatan layanan Program Sehat Satono Rofi (Prosesar) dan pelayanan KB gratis menyasar masyarakat Desa Pusaka, Kecamatan Tebas.
Kata dia, hal itu merupakan upaya dari pemerintah daerah untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang, melalui pelayanan keluarga berencana.
"Pelayanan KB adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi, termasuk penanganan efek samping dan komplikasi," ujarnya, Jumat 3 September 2021.
• Bupati Sambas Satono Luncurkan Program Prosesar dan Layanan KB Gratis di Desa Pusaka
Kata Hendi, kegiatan itu penting dilaksanakan guna meningkatkan program Keluarga Berencana, diantaranya membentuk keluarga kecil sejahtera, sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga dan mencegah terjadinya pernikahan di usia dini.
Selain itu kata dia, juga untuk menekan angka kematian ibu dan anak akibat kehamilan yang masih muda dan atau terlalu tua.
"Tujuan lain dari program keluarga berencana yakni menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua," katanya
"Atau akibat penyakit sistem reproduksi dan menekan jumlah penduduk serta menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk di indonesia," tutup Hendi. (*)
(Simak berita terbaru dari Sambas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/satono-di-dampingi-oleh-wakil-ketua-dprd-ferdinan24.jpg)