Breaking News:

Doa Katolik

Orang Kudus Katolik 2 September 2021, Mengenang Pengorbanan Martir dari Paris dan Korea

Orang kudus Katolik pada 2 September mengenang pengorbanan orang-orang yang berjasa dalam mewartakan ajaran Gereja Katolik.

Maxime Gruss / Hans Lucas / Hans Lucas via AFP
Gereja Notre-Dame-de-la-Croix, Belleville di Paris, pada Desember 2020 di bawah pembatasan COVID. 

Semakin jelas bahwa agama baru itu berhasil menarik banyak penduduk Korea.

Menyaksikan perkembangan pesat agama baru itu, Raja Korea mulai melancarkan aksi penganiayaan terhadap para penganutnya.

Dalam kurun waktu 1839-1846, para imam pribumi dan misionaris asing bersama 8 ribu orang beriman dianiaya dan dibunuh.

Tetapi warta injil tetap disebarluaskan ke seluruh negeri itu.

Di antara mereka, 78 dinyatakan kudus pada tahun 1925.

Mereka itu antara lain, Laurensius Yosef Maria Imbert (1797-1839), Peter Maubant, Yakobus Chustan dan imam pribumi Korea yang pertama Andreas Kim Tae Gon bersama dengan puluhan guru agama, pria dan wanita awam serta orang-orang muda.

Penganiayaan itu semakin menjadikan umat bertambah kokoh imannya.

Setelah Rusia menduduki Korea Utara (1945), banyak orang beriman, imam pribumi dan misionaris disekap dalam penjara dan dibunuh oleh kaum komunis.

Renungan Katolik Rabu 1 September 2021 Lengkap Bacaan 1 Bacaan Injil dan Mazmur Tanggapan

Prosedur

Orang-orang Kudus, terdiri dari tua-muda, rohaniawan/wati, bapa-ibu, perawan-janda, raja-rakyat jelata, cendekiawan-orang tidak berpendidikan, yang berasal dari berbagai suku bangsa, ras dan budaya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved