Breaking News:

Taman di Kota Pontianak Sudah Mulai Dibuka

Selain pembatasan jam operasional, Edi juga menekankan agar penerapan protokol kesehatan secara ketat, memakai masker, mencuci tangan dan handsanitize

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa pada perpanjangan PPKM level 3 yang diperpanjang sejak 24 Agustus hingga 6 September 2021 ini akan ada beberapa kelonggaran-kelonggaran.

Diantaranya adalah adalah taman-taman di Kota Pontianak akan mulai dibuka pada Senin 30 Agustus 2021 esok.

Sebelumnya taman di Kota Pontianak ditutup sementara waktu. Namun berdasarkan Surat Edaran Walikota nomor 100 / 32 /SETDA/2021 tentang perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Covid-19 di Kota Pontianak.

Sebagaimana, dalam SE tersebut tertuang bahwa untuk taman alun kapuas, promenade, taman digulis, taman catur, taman sepeda, taman bermain, sarana olahraga atau jogging track, lapangan olahraga, kolam renang, billiard, pusat kebugaran atau fitness, gym, pusat kecantikan atau salon, spa, reflexi, dan panti pijat diizinkan beroperasi sampai pukul 21.00 WIB dengan pengunjung 50 persen dari kapasitas yang ada.

Selain pembatasan jam operasional, Edi juga menekankan agar penerapan protokol kesehatan secara ketat, memakai masker, mencuci tangan dan handsanitizer.

Sudah Vaksin Tapi Belum Dapat Sertifikat di Pedulilindungi dan Sertifikat Vaksin Belum Tersedia ?

"Taman rencana akan dibuka pada Senin 30 Agustus 2021, tapi jumlah pengunjungnya tidak lebih dari 50 persen. Kalau lebih 50 persen, kita harapkan masyarakat agar mengurungkan untuk tidak berada di situ," ujarnya.

Edi menginginkan setiap kegiatan masyarakat agar tidak terjadi kerumunan.

Sebagaimana hal tersebut dikatakannya, untuk mencegah penyebaran covid-19 dan tidak menimbulkan kluster baru covid-19.

"Jangan sampai ada kerumunan yang ramai," kata Edi.

Kemudian selain taman, untuk sarana olahraga di lapangan terbuka pihaknya memang sudah mengizinkan seperti lapangan bola, basket selama menjaga protokol kesehatan secara ketat.

"Syukur-syukur jika sudah Vaksin dan swab antigen untuk mengetahui mereka sehat dan tidak terkonfirmasi," ujarnya

Kendati untuk kegiatan olahraga atau pertandingan olahraga diperbolehkan. Akan tetapi dalam SE tersebut dijelaskan untuk penyelenggaranya adalah Pemerintah dan tanpa penonton atau supporter dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Sedangkan untuk olahraga mandiri atau individual harus tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved