Breaking News:

Fitri Radiantini Pimpin Kohati BADKO Kalbar 2021-2023

Setelah terpilih secara musyawarah mufakat di Musdakoh kemarin, Formatur Ketua Kohati BADKO Kalbar, Fitri Radiantini mengatakan Kohati Kalbar siap unt

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Formatur Ketua Kohati BADKO Kalbar, Fitri Radiantini. 

Citizen Reporter Muhammad Adib Alfarisi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Korps Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Kohati) Badan Koordinasi HMI Kalimantan Barat (BADKO HMI Kalbar) melaksanakan  musyawarah pada Musyawarah Daerah Kohati (Musdakoh) yang ke-V, di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Setelah terpilih secara musyawarah mufakat di Musdakoh kemarin, Formatur Ketua Kohati BADKO Kalbar, Fitri Radiantini mengatakan Kohati Kalbar siap untuk berkontribusi memberikan trobosan baru dan harapan besar kedepannya bagi kader-kader perempuan HMI.

Kader HMI Komisariat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi) IAIN Pontianak ini terpilih sebagai ketua Kohati Kalbar setelah forum memutuskan secara musyawarah di Musdakoh kemarin.

PKB Gelar Vaksin Masal di Kabupaten Sambas

Fitri mengatakan jika dia mengusung program-program baru untuk meningkatkan eksistensi Kohati di Kalimantan Barat

"Harapan kedepannya dengan terpilihnya saya menjadi Formateur Ketua umum Kohati BADKO Kalbar, semoga memberi arah baru untuk kohati Kalimantan Barat, serta trobosan-trobosan baru dengan meningkatkan eksistensi kohati kedepannya," ujarnya, Senin 30 Agustus 2021.

"Dengan harapan ini, semoga dapat selaras dengan visi misi yang telah saya rancang. Kemudian juga kita sebagi kader HMI di Kalbar harus tetap menjaga, merawat tradisi keilmuan dan intelektual di wilayah Kalimantan Barat," sambungnya.

Fitri mengungkapkan, dirinya juga berkeinginan merangkul seluruh elemen di Kohati Kalbar. Sehingga kehadiran perempuan benar-benar bisa dirasakan dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kalimantan Barat.

"Semoga dengan terpilihnya saya dapat merangkul kohati se-Kalimantan Barat, serta dapat berkerjasama dengan stakeholder untuk membangun kohati kedepannya. Apalagi kita melihat daerah kita Kalimantan Barat mempunyai potensi  menjadi daerah maju," katanya.

Untuk berpartisipasi dalam pembangunan itu kata Fitri, tentu dengan caranya HMI salah satunya adalah memperkuat pengkaderan, dan meningkatkan basic intelektual dan kajian-kajian keislaman dan keperempuanan.

"Sehingga sebagai organisasi pengkaderan kita sangat mengedepankan kualitas intelektual, karenanya HMI perlu ambil peran dalam membangun daerah," ungkapnya.

"Dengan demikian, kita akan turut aktif bekerjasama dengan organisasi keperempuanan, pemerintah, dan kemasyarakatan dalam rangka menjalankan program keperempuanan, keagamaan, dan kemasyarakatan," tutupnya. (*)

Update Informasi Seputar Kalimantan Barat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved