Breaking News:

Berita Video

Warga Saling Curiga, Kades Imbau Tidak Berasumsi Soal Pelaku terkait Kasus Pembunuhan di Subang

Terutama di kalangan keluarga. Itu tidak lepas dari belum terungkapnya kasus ini setelah melewati sepekan.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SUBANG - Aparat Desa Jalan Cagak imbau kepada warga untuk tidak berasumsi berlebihan terkait kasus pembunuhan di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang pada 18 Agustus 2021.

Kepala Desa Jalan Cagak, Indra meminta warga untuk tidak berasumsi lebih, terutama soal pelaku di balik kematian tragis anak dan ibu tersebut.

Dalam kasus pembunuhan sadis itu, Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (55) mati tragis dan pada pasal tentang pembunuhan di KUH Pidana.

"Saya dari pemerintah Desa Jalan Cagak berharap kepada seluruh masyarakat khususnya di Desa ini jangan sesekali mengeluarkan asumsi-asumsi yang tidak mendasar dengan ber opini publik," kata Indra saat ditemui di kantornya, Kamis 26 Agustus 2021.

Korban Kasus Pembunuhan Subang, Lilis Ungkap Amalia Sudah Merencanakan Pernikahan

Indra juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan jejaring media sosial terutama dalam mengunggah hal-hal terkait dengan pembunuhan Ibu dan Anak di wilayahnya.

"Tentu kita meminta kepada masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosialnya," ucapnya.

Baca juga: Hanya Ponsel yang Hilang di Kasus Subang, Sosok Misterius Hapus Postingan Instagram Amalia, Pelaku?

Selebihnya, Indra secara penuh mempercayakan kasus ini kepada Polres Subang yang masih berusaha mengungkap kasus ini.

"Kita semua harus percayakan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini, sedang dalam proses sampai saat ini," tutur Indra.

Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosef, suami dari Tuti, tidak memungkiri saat ini situasinya masih penuh dengan kecurigaan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved