Bupati Bengkayang Panen Bawang Merah di Kecamatan Tujuh Belas

Dirinya mengungkapkan sektor pertanian merupakan sektor yang sangat berkontribusi besar dan juga sebagai pencipta ketahanan pangan daerah.

Tayang:
Penulis: Zulfikri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis melakukan panen bawang merah serta meresmikan bangsal pasca panen hortikultura, di Desa Bengkilu, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat. Jumat 27 Agustus 2021. TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA. Dok Prokopim Pemda Bengkayang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis pada kunjungannya di Desa Bengkilu, Kecamatan Tujuh Belas, melakukan panen bawang merah serta meresmikan bangsal pasca panen hortikultura, Jumat 27 Agustus 2021.

Bupati Darwis pada kegiatan tersebut, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Kabid Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar, Plt Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perkebunan Bengkayang, Camat Tujuh Belas, serta Danramil Sanggau Ledo.

Dari hal tersebut, Darwis memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan para petani di daerah tersebut yang sudah mengembangkan tanaman bawang merah.

Dirinya beranggapan, bahwa kesuburan tanah yang dimiliki kecamatan Tujuh Belas serta beberapa Kecamatan di Kabupaten Bengkayang berpotensi mengembangkan tanaman ini.

Bupati Darwis Rapat Bersama Pelaku Usaha Bahas Strategi Penanganan COVID-19 di Kabupaten Bengkayang

Lebih lanjut, Dirinya membenarkan tanaman bawang juga termasuk sebagai salah satu komoditas yang mempengaruhi inflasi.

"Kebutuhan akan bawang merah untuk Kabupaten Bengkayang sendiri sebesar 9.66 Ton perminggu. Oleh karena itu jangan anggap remeh tanaman ini," terangnya.

Untuk itu, Dirinya mengungkapkan sektor pertanian merupakan sektor yang sangat berkontribusi besar dan juga sebagai pencipta ketahanan pangan daerah.

"Sektor pertanian sangat penting, karena menjadi sektor yang berkontribusi menciptakan ketahanan pangan. Petani diminta agar jangan latah, dalam menanam satu jenis tanaman serta, saya dapat membentuk Poktan (Kelompok Tani)/Gapokton (gabungan kelompok tani) untuk memudahkan penyaluran bantuan dari Pemerintah," tukasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Bengkayang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved