PLN Terangi 2.678 Kepala Keluarga di NTT dan Perbatasan Timor Leste

dengan Terangnya desa dan dusun di NTT, menjadi wujud kerja nyata PLN di tengah masa pandemi dan menambah kesejahteraan bagi masyarakat

Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
PLN melakukan penyalaan listrik secara simbolis 2.678 kepala keluarga 16 desa di NTT dan 2 dusun yang berada di perbatasan Indonesia-Timor Leste bisa merasakan listrik. IST 

==

PLN Terangi 2.678 Kepala Keluarga di NTT dan Perbatasan Timor Leste

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - PT PLN (Persero) terus berkomitmen melistriki hingga ke penjuru negeri demi mewujudkan energi  berkeadilan.

Kehadiran listrik PLN disambut gembira 2.678 kepala keluarga 16 desa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Terang juga hadir di 2 dusun yang berada di perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Sebagai bagian dari pembangunan listrik ke daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T), Dusun Manekik yang masuk wilayah Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu itu masuk dalam wilayah misi kelistrikan PLN.  Dusun ini berada di perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.

Kebahagiaan datang dari warga Dusun Manekik - Kecamatan Tasifeto Timur. Salah satunya, Ludovikus Kasa.

"Saya atas nama masyarakat  Dusun Manekik, Desa Sarabau mengucapkan limpah-limpah terima kasih karena mendapatkan terang dari PLN" ucap Ludovikus yang juga Kepala Dusun di Manekik.

PLN Dukung UMKM Kopi di Batu Ampar Untuk Tingkatkan Produktivitas

Selain Dusun Manekik, ada juga Dusun Webua di Desa Dafala yang akhirnya menikmati listrik PLN. Desa Dafala juga masih berada di wilayah Belu yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste.

Untuk menghadirkan listrik di Dusun Webua dan Dusun Manekik, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 4,57 kms, jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 2,99 kms, dan 2 gardu dengan kapasitas masing-masing 50 kVA dengan nilai investasi mencapai Rp 2 miliar.

Tak hanya 2 dusun di perbatasan Timor Leste, PLN juga menghadirkan terang di 16 desa yang tersebar di beberapa kabupaten di NTT yaitu Desa Fatusuki Kabupaten Kupang, Desa Marada Mundi Kabupaten Sumba Timur,  Desa Daha Elu dan Desa Cendana Kabupaten Sumba Tengah, Desa Golo Wedong Kabupaten Manggarai Barat.

PLN Fokus Pembelian Batu Bara Langsung dari Pemilik Tambang dan Kontrak Jangka Panjang

Kemudian Desa Urung Dora, Desa Poco Rii, Desa Lidi, Desa Golo Nderu, Desa Golo Meleng, Desa Compang Wunis, Desa Paan Leleng, Desa Rana Kulan Kabupaten Manggarai Barat, Desa Benteng Suru, Desa Golo Woi dan Desa Patisirawalang Kabupaten Flores Timur.

Untuk melistriki di 16 desa tersebut, PLN membangun JTM sepanjang 66,96 kms, JTR sepanjang 71,55 kms, dan 20 gardu dengan kapasitas 1.000 kVA. Adapun investasi yang dikeluarkan PLN mencapai Rp 18,6 miliar.

Kerja keras PLN berbuah manis, mengingat sebanyak 2.678 kepala keluarga di 16 desa itu berhasil mendapatkan akses listrik yang akan mendukung produktivitas warga di tengah pendemi Covid-19.

Cara Klaim Subsidi Listrik PLN 2021 Lengkap Cara Cek Penerima Subsidi Listrik PLN

Luapan sukacita datang dari Lukas Ndaparehing (74), warga Desa Marada Mundi. Lukas yang berprofesi sebagai petani ini berharap dengan hadirnya listrik ini akan dapat mendukung perekonomian warga.

“Kami mengapresiasi upaya PLN menghadirkan listrik untuk warga desa ini. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian di desa kami khususnya di sektor pertanian dan perkebunan” ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved