Pemkab Mempawah Ikuti Rakor Terkait Penurunan Stunting, Wapres Ma'ruf Amin Harap Semua Bersinergi

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Bergerak Bersama untuk Percepatan Penurunan Stunting dimaksud secara online.

Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pemerintah Kabupaten Mempawah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Bergerak Bersama untuk Percepatan Penurunan Stunting secara virtual di Ruang Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Senin 23 Agustus 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pemerintah Kabupaten Mempawah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Bergerak Bersama untuk Percepatan Penurunan Stunting secara virtual di Ruang Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Senin 23 Agustus 2021.

Tampak Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, bersama para pimpinan OPD Kabupaten Mempawah serta Kepala Kemenag Mempawah, Mi'rad, mengikuti rapat tersebut dengan serius.

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Bergerak Bersama untuk Percepatan Penurunan Stunting dimaksud secara online.

Mengutip ayat Al-Quran, Wakil Presiden RI mengingatkan, para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Komitmen Putus Rantai Covid-19, Ini Upaya Yang Dilakukan Camat Sadaniang Mempawah

"Janganlah kita meninggalkan keturunan yang lemah. Lemah secara keimanan, lemah fisik, lemah secara ekonomi, lebih secara pendidikan, lemah di kesehatan dan lain sebagainya" tegas Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut, Selasa 24 Agustus 2021.

Para Menteri Kabinet Indonesia Maju yang hadir dan memaparkan arah kebijakan diantaranya Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Bappenas, Menteri Pembangunan Desa, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri dan Kepala BKKN.

"Kolaborasi adalah kunci. Semua elemen harus bersinergi untuk menyukseskan berbagai program pemerintah," tutur Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Selanjutnya dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada kepala daerah yang telah menyatakan komitmennya untuk melakukan percepatan penurunan stunting.

"Perlu komitmen yang tinggi dan terus menerus untuk mencapai target penurunan stunting menjadi 14 persen di tahun 2024 sesuai arahan Presiden Joko Widodo," ungkap Ma'ruf Amin.

Dikatakan Wapres semua harus bekerja keras untuk mencapai target. Harus jadikan stunting ini sebagai program prioritas nasional. Sisi penganggaran harus jadi perhatian semua Kementerian/Lembaga terkait maupun pemerintah daerah. Harus menyingkirkan ego sectoral.

"Pandemi Covid-19 juga menjadi tantangan tersendiri dalam upaya percepatan penurunan stunting. Dengan kerjasama dan koordinasi yang baik, semua tantangan itu dapat diatasi," ujarnya.

Serius Putus Rantai Covid-19, Pemkab Mempawah Tetapkan Koordinator Tiap Kecamatan

Dikatakan pula bahwa penanganan stunting secara garis besar sudah difokuskan kepada 1000 hari pertama, yang berhubungan dengan peningkatan gizi bagi bayi. Berbagai program sudah dijalankan semua pihak sesuai dgn tupoksi dan dijalankan dengan berbagai sumber dana, agar penanganan stunting ini dapat terus dilaksanakan.

"Saya minta pemda dapat memetakan program untuk mengoptimalkan sumber daya manusia dalam menangani stunting. Tantangan kedepan agar semua program yang telah ditetapkan dapat diterima hingga ke rumah tangga sasaran dan dimanfaatkan secara optimal sehingga berdampak kepada penurunan angka stunting," terangnya.

Wakil Presiden RI juga berpesan agar masyarakat mendukung program pemerintah mengenai vaksinasi yang dilakukan, sehingga dapat bersama-sama mengatasi pandemi Covid-19. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Mempawah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved