Breaking News:

Dinkes Kapuas Hulu Imbau Masyarakat Perhatikan Asupan Gizi Bagi Ibu Hamil dan Bayi

kasus Stunting memang ada di Kapuas Hulu. Kasus stunting ini tidak serta- merta langsung terjadi, tetapi ada proses yang lama hingga kasus ini muncul

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Ade Hermanto 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Ade Hermanto mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan asupan gizi terhadap ibu hamil sampai umur bayi 2 tahun.

"Jadi 1000 hari pertama kehidupan harus tetap diperhatikan asupan gizi keanekaragaman pangan yang di konsumsi oleh ibu hamil sampai anak berumur 2 tahun, agar persoalan kasus stunting di Kapuas Hulu bisa terselesaikan," ujarnya kepada wartawan, Selasa 24 Agustus 2021.

Dijelaskannya, kasus Stunting memang ada di Kapuas Hulu. Kasus stunting ini tidak serta- merta langsung terjadi, tetapi ada proses yang lama sehingga kasus ini muncul. Mulai dari masa janin dalam kandungan sampai dengan umur 2 tahun.

"Itu dalam 1000 hari kehidupan, itu dikarenakan adanya kekurangan asupan gizi, kekurangan vitamin, dan kekurangan keanekaragaman pangan yang di konsumsi oleh baik ibu hamil sampai anak berumur 2 tahun, dan yang kedua disebabkan oleh infeksi yang kemudian menyebabkan stunting," ucapnya.

Kapolres Wedy Mahadi Pimpin Penyerahan Bansos pada Korban Terdampak Banjir di Kapuas Hulu

Untuk penanganan kasus stunting sendiri, Kabupaten Kapuas Hulu sudah sangat baik karena kasusnya telah menurun, dimana angka stunting pada balita, 2020 kemarin berada pada posisi 31 persen, tapi pada tahun 2019 berada di posisi 36 persen.

"Ini semua berkat telah dibentuknya tim konvergensi penanganan stunting di Kapuas Hulu. Dimana Tim konvergensi sendiri terdiri dari beberapa OPD yang ketuanya adalah Sekda Kapuas Hulu. Sementara Bappeda-KH yang mengakomodir seluruh OPD terkait dalam penanganan stunting, karena memang stunting ini tidak bisa diatasi sendiri oleh Dinas Kesehatan, tetapi harus ada kerja sama lintas sektor yang terkait," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kapuas Hulu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved