Pemkab Kapuas Hulu Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan

Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat menyatakan, kalau pihaknya bersama Provinsi Kalbar, telah melaksanakan menganalisa dan memeta ketahanan dan k

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat saat menghadiri acara dalam menganalisa dan memeta ketahanan dan kerentanan kerawanan pangan (Food Security and Vulnerablity Atlas – FSVA), di Ruangan Rapat Bupati Kapuas Hulu, Kamis 19 Agustus 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat menyatakan, kalau pihaknya bersama Provinsi Kalbar, telah melaksanakan menganalisa dan memeta ketahanan dan kerentanan kerawanan pangan (Food Security and Vulnerablity Atlas – FSVA) khususnya di Kapuas Hulu.

"Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan merupakan peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis wilayah rentan terhadap kerawanan pangan," ujarnya kepada wartawan, Jumat 20 Agustus 2021.

Dijelaskannya, penyusunan peta ketahanan dan kerentanan pangan adalah upaya menyediakan informasi ketahanan pangan yang akurat, komprehensif, dan tertata dengan baik.

Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu Akan Salurkan Alat Ches Freezer ke Kecamatan Selimbau

"Jadi kegiatan tersebut untuk mendukung upaya pencegahan, dan penanganan kerawanan pangan dan gizi, khusus wilayah Kabupaten Kapuas Hulu," ucapnya.

Wahyudi Hidayat menjelaskan, dengan adanya data ketahanan pangan tentu menjadi referensi kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu untuk kedepannya seperti apa.

"Ini akan menjadi langkah kami dengan pak Bupati untuk menentukan kebijakan apa yang tepat, dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan Kapuas Hulu kedepan,” ungkapnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Kapuas Hulu)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved