Khazanah Islam

Niat Puasa Senin Kamis di Bulan Muharram 1443 Hijriyah

Puasa sunnah Senin Kamis tentunya sangat sayang jika tidak ditunaikan, mengingat beberapa fadilahnya.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jimmi Abraham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRIBUNNEWS
Ilustrasi puasa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Puasa sunnah senin begitu spesial pada Senin 9 Agustus 2021, karena bertepatan dengan 1 Muharram 1443 H yang merupakan peringatan Tahun Baru Islam 1443 Hijriyah.

Ada beberapa manfaat yang diperoleh ketika melaksanakan amalan puasa Senin Kamis.

Puasa sunnah Senin Kamis tentunya sangat sayang jika tidak ditunaikan, mengingat beberapa fadilahnya.

Puasa Senin Kamis merupakan puasa Sunnah yang dianjurkan Rasulullah.

Puasa Senin Kamis dimulai sejak terbit matahari (Shubuh) hingga terbenamnya matahari (Maghrib).

(Update berita khazanah islam lainnya disini)

Berikut niat puasa Senin dan Kamis serta manfaatnya, dikutip dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Ust. Muhammad Syukron Maksum:

Niat puasa hari Senin:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى 

Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa'ala

Artinya: 

Saya niat puasa pada hari Senin, sunat karena Allah Ta’aalaa.

Niat puasa hari Kamis:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى 

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: 

Saya niat puasa pada hari Kamis, sunat karena Allah Ta’aalaa.

Puasa Senin Kamis - Niat Sahur dan Doa Buka Puasa Serta Keutamaan Puasa
Ilustrasi puasa. (Grafis Tribunpontianak.co.id/Enro)

Bulan Suro Apa Boleh Puasa ? Apa Amalan Bulan Muharram sesuai Sunnah ?

Manfaat puasa Senin dan Kamis

Rasulullah menuturkan beberapa manfaat yang dapat dipetik dari puasa ini, di antaranya:

- Hari Kelahiran Rasulullah, Penetapan Kenabian dan Diturunkannya Al Qur’an

Ternyata, Rasulullah SAW. manusia paling agung yang menjadi suri tauladan dalam hidup ini berulang tahun.

Tepatnya dilahirkan pada hari Senin.

Selain itu, beliau menerima wahyu pertama kali yang disampaikan oleh Jibril yang membawa risalah kenabian, juga pada hari Senin.

Hal ini berdasarkan penuturan Abu Qatadah ra. Bahwasanya Rasulullah SAW. ditanya tentang berpuasa pada hari Senin.

Lalu beliau saw. bersabda: “Itu adalah hari yang saya dilahirkan di dalamnya dan hari yang saya diangkat sebagai Rasul atau hari yang pada saya diturunkan Al-Qur’an.” (HR.Muslim).

- Hari Pemeriksaan Amal

Ketika masih di dunia, pemeriksaan catatan amal sehari-hari diperiksa secara berkala.

Ternyata pemeriksaan amal itu dilakukan pada hari Senin dan Kamis.

Maka jika pemeriksaan amal itu terjadi saat kita sedang berpuasa, semoga nilai keurukan dari amal kita berkurang dan nilai amal kebaikannya bertambah.

Dalam sebuah Riwayat disebutkan, Rasulullah SAW. bersabda: ”Amal perbuatan itu diperiksa tiap hari Senin dan Kamis, maka saya suka diperiksa amalku sedang saya berpuasa.” (HR. Turmudzi).

Ilustrasi puasa.
Ilustrasi puasa. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRIBUNNEWS)

Doa Tahajud , Jam yang Tepat untuk Sholat Tahajud dan Urutan Tata Cara Sholat Tahajud

- Berharap Ampunan Allah SWT

Mengapa Rasulullah SAW. memberi perhatian khusus pada puasa Senin-Kamis sedemikian rupa, hingga tak pernah melewatkannya?

Hal itulah kemudian, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. membuat sahabat bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan hari Senin dan Kamis.

Saat mereka bertanya pada beliau apa sebabnya, maka sabdanya: “Sesungguhnya amal-amal itu dipersembahkan pada tiap Senin dan Kamis, maka Allah berkenan mengampuni setiap muslim atau setiap mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan."

Maka firman-Nya: “Tangguhkanlah keduanya” (HR. Ahmad).

Meski demikian, ada satu amal keburukan yang tak diberi toleransi oleh Allah bagi pelakunya, yakni bermusuhan dengan sesamanya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved