Breaking News:

Pola Hidup Sehat

Strategi Indonesia Lawan Virus Covid-19 Varian Delta, Epidemiolog Ungkap Caranya

Direktur CDC Dr Rochelle Walensky menyampaikan, bahwa analisis dalam dokumen tersebut tentang betapa mengkhawatirkannya varian baru Covid-19 saat ini

Editor: Maudy Asri Gita Utami
Freepik
Terkait informasi terbaru CDC mengenai penularan varian Delta yang sangat cepat dan berbahaya itu, ahli epidemiologi dari Griffith University, Dicky Budiman angkat bicara. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Saat ini, adanya varian Delta yang dapat menyebar semudah cacar air dan menyebabkan infeksi parah ini, membuat kasus Covid-19 di AS terus melonjak.

Dokumen internal dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat memperingatkan, bahwa varian Delta kemungkinan dapat menyebar semudah cacar air dan menyebabkan infeksi lebih parah.

Direktur CDC Dr Rochelle Walensky menyampaikan, bahwa analisis dalam dokumen tersebut tentang betapa mengkhawatirkannya varian baru Covid-19 saat ini adalah asli.

"Saya pikir orang perlu memahami. Ini serius," kata Rochelle seperti dikutip dari pemberitaan CNN.

"Ini salah satu virus paling menular yang kita ketahui. Campak, cacar air, ini semuanya ada di sana (varian Delta Covid-19)," imbuhnya.

[Update Informasi Lainnya Disini]

Bagaimana Efektivitas Vaksin untuk Mencegah Varian Delta Plus?

Dengan begitu, CDC merekomendasikan bahwa orang yang sudah ataupun belum divaksinasi harus sepenuhnya memakai masker di dalam ruangan, di tempat-tempat di mana penularan virus berkelanjutan atau tinggi.

Terkait informasi terbaru CDC mengenai penularan varian Delta yang sangat cepat dan berbahaya itu, ahli epidemiologi dari Griffith University, Dicky Budiman angkat bicara.

Menurut Dicky, penularan varian Delta yang sangat cepat, seperti cacar air ini bukanlah suatu yang baru.

"Kan varian Delta ini angka reproduksinya tinggi, bahkan bisa lebih untuk yang intervensi di negara yang prokesnya lemah," kata Delta kepada Kompas.com, Jumat 30 Juli 2021.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved