Penanganan Covid

Covid-19 di Pontianak Didominasi Klaster Keluarga, Bagaimana Cara Mencegah Agar Tak Bertambah?

“Untuk distribusi kelompok umur paling banyak di rentang usia 19 hingga 39 tahun sekitar 47,04 persen," kata Edi Kamtono, Senin 2 Agustus 2021.

Editor: Nasaruddin
Freepik
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kasus positif Covid-19 di Pontianak saat ini didominasi klaster keluarga.

Menurut Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, klaster keluarga tercatat 43,86 persen.

Kemudian disusul klaster perkantoran sebanyak 27,65 persen.

“Untuk distribusi kelompok umur paling banyak di rentang usia 19 hingga 39 tahun sekitar 47,04 persen," kata Edi Kamtono, Senin 2 Agustus 2021.

Gubernur Sutarmidji Serahkan 100 Oksigen Konsentrator Bantuan Presiden RI untuk 14 Kabupaten Kota

"Akan tetapi kebanyakan merupakan orang tanpa gejala (OTG). Lalu usia 40 hingga 59 tahun sekitar 38,82 persen dan di atas 60 tahun sekitar 11,58 persen,” lanjutnya.

Edi mengatakan, tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 bakal kembali melonjak jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Mungkin saja pada saat adanya kelonggaran terjadi lonjakan kasus kembali apabila masyarakat abai prokes," urai Edi. 

Adapun tingkat keterisian tempat tidur atau bed accopancy rate (BOR) di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 saat ini mencapai 60 persen.

Sepekan sebelumnya, BOR sempat menyentuh angka lebih dari 80 persen.

Menurut Edi, angka tersebut masih belum ideal. Sebab, keterisian tempat tidur di rumah sakit harus di bawah 40 persen.

"Sekarang ini, untuk ruang isolasi sudah rata-rata 60 persen. Sedangkan ruang insentive care unit (ICU) berada di angka 60 hingga 80 persen. Angka ini belum signifikan, sebab idealnya di bawah 40 persen,” kata Edi.

Pasutri Korban Laka Air Ditemukan Wilayah Danau Sentarum Kapuas Hulu Dengan Kondisi Saling Berpeluk

Masih tingginya BOR dinilai karena RS juga merawat pasien dari luar Kota Pontianak.

Hal ini lantaran Kota Pontianak memiliki fasilitas rumah sakit cukup lengkap, seperti RS Pemerintah Provinsi Kalbar, RS Pemerintah Kota Pontianak, RS TNI/Polri dan swasta.

“Dari seluruh pasien Covid-19 yang dirawat rumah sakit di Kota Pontianak, 30 persen di antaranya berasal dari luar kota,” jelas Edi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved