Gubernur Sutarmidji Terima Bantuan 100 Oksigen Konsentrator dari Presiden RI

Dimana nantinya bantuan tersebut akan di distribusikan ke rumah sakit di 14 kabupaten kota Se-Kalbar sesuai dengan kebutuhan.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menerima kiriman bantuan sebanyak 100 buah oksigen konsentrator (Oxygen Concentrato) dari Presiden RI di Pendopo Kalbar, Senin 2 Agustus 2021. //IST 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menerima kiriman bantuan sebanyak 100 buah oksigen konsentrator (Oxygen Concentrato) dari Presiden RI.

Dimana 100 oksigen konsentrator (Oxygen Concentrato) ini telah diterima langsung oleh Gubernur Sutarmidji di Pendopo Kalbar, Senin 2 Agustus 2021.

Beberapa waktu lalu sempat hampir terjadi krisis oksigen di Kalbar, hingga Pemprov Kalbar sempat melakulan impor oksigen dari Malaysia untuk menjaga stok oksigen di Kalbar.

“Beberapa waktu lalu hampir terjadi krisis oksigen di Kalbar. Nah yang jadi masalah adalah yang jauh dari pusat distribusi seperti Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, Ketapang,”ujarnya.

Gubernur Sutarmidji Minta Pelaksanaan Vaksinasi Tahap Satu dan Dua Harus Ditempat yang Sama

Namun masih untungnya di Kabupaten Ketapang yanh jauh punya mesin sendiri untuk pengisian oksigen.

“Alhamdulillah karena dinamika penanganan covid-19 di Kalbar diikuti Presiden RI sehingga Pak Presiden Jokowi mengirimkan 100 buah oksigen Konsentrator,”ujarnya.

Dimana oksigen Konsentrator ini bisa mengubah nitrogen dalam satu ruangan menjadi oksigen. Biasanya didalam satu ruangan terkandung nitrogen 80 persen dan oksigen 20 persen.

“Dengan alat ini bisa di ubah nitrogen menjadi oksigennya 90-95 persen. Sehingga bisa digunakan oleh pasien, tapi harus ada ruang isolasi,”ujarnya.

Dimana nantinya bantuan tersebut akan di distribusikan ke rumah sakit di 14 kabupaten kota Se-Kalbar sesuai dengan kebutuhan.

“Saya dengar Pak Jokowi juga akan mengirim paket obat untuk mereka yang isoman,”ucapnya

Gubernur Sutarmidji jug berharap daerah bisa memanfaatkan alat ini dan dijaga karena ini kebutuhan yang sangat vital untuk penangaanan covid-19 supaya semua berjalan baik.

“Obat yang mau dikirim belum tahu jumlahnya. Saya dengar akan dikirim juga dalam waktu dekat ini, bentuk paketnya gimana kita tidak tahu. Mudah-mudahan semua tersedia supaya bisa kita distribusikan untuk warga yang isoman,” pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved