Breaking News:

Pengamat Berharap Para Pj Kepala Daerah 2024 Bukan Titipan Bakal Calon atau Kandidat Tertentu

Menurutnya, jika ada titipan yang berpotensi mengangkat elektoral calon tertentu berpotensi membuat masalah baru.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pengamat Politik Untan, Ireng Maulana MA 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu diantara Pengamat Politik Kalbar, Ireng Maulana, MA berharap para Pj kepala daerah pada 2024 khususnya untuk Kalbar bukanlah titipan dari para bakal calon maupun kandidat yang akan bertarung.

Menurutnya, jika ada titipan yang berpotensi mengangkat elektoral calon tertentu berpotensi membuat masalah baru.

Hal ini lantaran netralitas menjadi hal yang penting.

Berikut ulasannya.

Daerah akan dipimpin oleh Pj kepala daerah pada pilkada serentak 2024.

Ireng Maulana Sebut Pelaku Usaha di Sintang Merasa Terintimidasi dengan Razia Satgas Covid-19

Pj Gubernur akan dipilih oleh Presiden atas usulan Kemendagri, sedangkan Pj Bupati/Walikota diusulkan oleh Gubernur dan kemudian dipilih oleh kemendagri.

Seharusnya proses pengusulan dan pemilihan Pj tidak membuka ruang titipan kepentingan bahwa pejabat yang ditunjuk dapat berpotensi untuk mendukung kandidat tertentu dalam pemilihan kelak.

Publik tentu tidak menginginkan jika Pj yang dipilih dipersiapkan untuk membantu politik elektoral kandidat tertentu.

Para Pj harus mampu diisolasi dari tarikan yang menguntungkan peluang bagi cakada yang ikut berkompetisi dalam pilkada.

Pj tidak memiliki kewajiban atau hutang budi atas penunjukkan diri mereka kepada pihak tertentu yang barangkali berasumsi jabatan tersebut didapatkan atas jasa mereka.

Kita menginginkan tahun 2024 ini netralitas jabatan formal terutama birokrasi benar-benar terjaga keseriusannya.

Politisasi jabatan birokrasi untuk mem-back up proses elektoral yang menguntungkan pihak tertentu sebaiknya tidak perlu dipertahankan lagi jika kita menghendaki proses demokrasi yang semakin membaik dan terpilihnya pemimpin yang berkualitas di daerah. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved