BEM Se-Kalbar Sorot IPM Kalbar dan Dukung Penanganan Covid-19  

Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat menggelar Deklarasi Terbuka sekaligus membahas tentang penanganan Covid-19 di Kalbar yang digelar di IKIP PGR

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Jumasani
Forum Koordinasi BEM Kalbar (FKBK) menyatakan sikap secara terbuka atas dukungan mahasiswa dalam upaya penanganan Covid-19, saat Kongres VI FKBK di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Pontianak, Jalan Ilham, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 31 Juli 2021. Mereka juga meminta dipercepatnya vaksinasi untun seluruh masyarakat yang juga sejalan dengan pemberian bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat menggelar Deklarasi Terbuka sekaligus membahas tentang penanganan Covid-19 di Kalbar yang digelar di IKIP PGRI Pontianak, Sabtu 31 Juli 2021.

Satu diantaranya yang hadir Ketua Forum Koordinasi BEM Kalbar, Ansarudin mengatakan bahwa kegiatan Deklarasi Terbuka yang dilakukan ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan disetiap estafet kepemimpinan.

Selain itu sekaligus untuk regenarasi dan membahas terkait permasalahan yang masih hangat di Kalbar dan cara menyelasaikannya.

Ia mengatakan yang menjadi fokus teman-teman hari ini dalam Deklarasi kali ini mengangkat tentang Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dimana saat ini IPM di Kalbar masih rendah pada diperingkat 30 yang masih dibawah rata-rata nasional.

KISAH Perjalanan Anggita Elprija Wulandari jadi Seorang Dokter Gigi Muda di Pontianak

“IPM kita paling rendah di seluruh Kalimantan. Hal  ini lah yang menjadi fokus perhatian kita semua, bagaimana mendorong pemerintah untuk mengakselerasi baik itu melalui rekomendasi atau apapun nanti yang dihasilkan melalui pertemuan ini,” ujarnya. 

Pembahasan lainnya terkait penanganan  covid-19 juga sempat dideklarasikan bagaimana teman-teman BEM Se-Kalbar pada dasarnya mendukung Pemerintah dalam penanganaan Covid-19 di Kalbar

“Kita terus mendukung mulai dari penerapan PPKM apapun bentuknya itu asal sama-sama bisa keluar dari permasalahan covid-19,”ujarnya.

Dengan catatan yang telah disampaikan bahwa vaksinasi harus dipercepat untuk masyarakat Kalbar

Lalu Bansos juga harus segera diberikan dan memastikan bagaimana kerukunan dan kesatuan dimasa pandemi bisa terjaga agar suasana damai sejahtera tetap terasa di masyarakat. Walaupun kondisinya sedang sulit.

Ia mengatakan tidak bisa mengatakan semua kebijakan yang dilakukan dalam penanganan covid-19 semuanya baik ataupun buruk. Tapi yang diperlukakan saat ini adalah gotong royong dan disiplin. 

Banyak Pasien Rujukan dari Daerah ke RS Pontianak, Sutarmidji Sebut Jadi Pemicu Peningkatan BOR

Kesehatan menjadi hal yang paling penting dan utama. Tidak hanya ketika pandemi saja tapi tidak ada pandemi kesehatan juga menjadi hal yang utama. 

“Kita harus membangun kesadaran bersama untuk bisa menyelesaikan pandemi covid-19,”ucapnya.

Ia mewakili kaum akademis mengatakan bahwa percaya dengan program vaksinasi sebagai upaya menjaga imun dan kekebalan  tubuh.

“Supaya kita bisa tahan apabila virus menghampiri kita, tidak akan berdampak fatal. Apalagi mobilitas mahasiswa sangat tinggi dan pemerintah harus memperhatikan di dunia pendidikan untuk melaskanakan vaksinasi,”pungkasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved