Breaking News:

Sumber Air Baku Mulai Berkurang Akibat Tak Diguyur Hujan, Perumda Singkawang Lakukan ini

"Jam puncak itukan dimulai dari pukul 05.00-09.00 WIB. Sedangkan sorenya dimulai dari pukul 15.00-20.00 WIB," ungkapnya.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Petugas Perumda Air Minum Gunung Poteng Kota Singkawang mengguras kolam IPA. Sabtu 31 Juli 2021. /Istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Tidak diguyur hujan hampir dua pekan belakangan, menyebabkan ketersediaan sumber air baku Perumda Air Minum Gunung Poteng Kota Singkawang mulai mengalami kekeringan.

Berdasarkan penuturan Direktur Perumda Air Minum Gunung Poteng (AMGP) Kota Singkawang, Suriandi setelah melakukan pengecekan belum lama ini. Terdapat sejumlah titik Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang mulai mengalami kekeringan.

"Beberapa titik yang mengalami kekurangan air baku itu ada di Eria dan IPA 1 di Tirtayasa," ungkap Suriandi, Sabtu 31 Juli 2021.

Untuk menghadapi kekurangan air tersebut, Suriandi menerangkan pihaknya telah melakukan berberapa langkah, salah satunya pengerukan pasir maupun endapan pada kolam.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie: Tribun Pontianak Media Luar Biasa

"Seperti di IPA 1 Tirtayasa, kami lakukan pengerukan pasir. Supaya kondisi kolam ataupun sungai semakin dalam sehingga tampungan airnya semakin banyak," ujarnya.

Pihaknya juga melakukan pengurangan tekanan dalam rangka mendistribusikan air bersih kepada pelanggan khususnya pada saat diluar jam puncak.

"Jam puncak itukan dimulai dari pukul 05.00-09.00 WIB. Sedangkan sorenya dimulai dari pukul 15.00-20.00 WIB," ungkapnya.

Diluar jam itu, lanjutnya, akan dilakukan pendistribusian air seperti biasa dengan tekanan yang rendah. Menurutnya, tekanan rendah ini dilakukan agar ketersediaan air semakin cukup di dalam Recervoir IPA.

Selain itu, Suriandi menerangkan, pada IPA Semelagi dan Hangmuy ketersediaan air baku masih dalam kondisi aman atau tercukupi.

Ia mengimbau kepada seluruh pelanggan agar bisa menyediakan tempat-tempat penampungan air sementara.

"Artinya, pada saat Perumda AMGP Singkawang mendistribusikan air dengan tekanan yang tinggi, diharapkan pelanggan bisa menampungnya ke tempat-tempat penampungan," pintanya.

Dengan memperbanyak penampungan air, diharapkan para pelanggan bisa mengantisipasi musim kemarau kedepannya. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved