Breaking News:

Lupa Matikan Kompor Setelah Goreng Ayam, Kronologi Kebakaran Sebabkan Balita 1 Tahun Meninggal

Syafii ditemukan anggota Polsek Sungai Tebelian dan tim Damkar sekitar pukul 02.05 wib di antara reruntuhan rumah yang ludes terbakar.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Yatno, warga Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalbar. Akibat kebakaran tersebut, nyawa bayi berusia 1 tahun meninggal dunia dalam keadaan tak utuh, karena terbakar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kebakaran yang menyebabkan nyawa balita berusia 1 tahun di Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, bermula saat Yatno ayah korban lupa mematikan kompor usai menggoreng hati ayam.

Kompor yang masih menyala ditinggalkan oleh Yatno tidur diduga menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah sekaligus bengkel.

Api pertama kali dilihat oleh Mahmud di dapur rumah Yatno pada Jumat, 30 Juli 2021, pukul 22.10 wib. Mahmud, bergegas menggedor bengkel mobil tetangganya itu.

"Sementara ini diperoleh informasi bahwa api berasal dari dapur milik Yatno. Setelah Yatno setelah menggoreng hati ayam di dapur, lupa tidak mematikan api di kompor, kemudian kompor tersebut dalam keadaan masih hidup saat ditinggal tidur," Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak Melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto, Sabtu 31 Juli 2021.

Diduga Orangtua Panik Rumah Terbakar di Sintang, Balita Tidur di Ayunan Tak Terselamatkan

Berdasarkan analisa sementara pihak kepolisian, diduga sumber api berasal dari kompor dikarenakan api membesar sehingga minyak goreng tumpah ke meja kompor. "Sehingga menyebabkan timbulnya sumber api yang menyebabkan kebakaran, menginggat rumah tersebut juga sekaligus menjadi bengkel mobilnya," ungkap Hariyanto.

Anak Tidur di Ayunan Tak Terselamatkan

Peristiwa Kebakaran menelan korban jiwa di Kabupaten Sintang, KalBar. Syafii Alkafi meninggal dunia, ditemukan oleh tim pemadam kebakaran dalam kondisi tak utuh. Bayi berusia 1 tahun itu, sedang tidur di ayunan saat kediaman orangtuanya terbakar api.

Kebakaran itu menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Yatno, warga Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian.

Laporan kebakaran diterima tim Damkar Kabupaten Sintang pada Jumat, 30 Juli 2021 pukul 23.39 wib malam dari anggota Polsek Sungai Tebelian. Api pertama kali muncul sekitar pukul 22.30 wib.

"Korban ditemukan meninggal dinia dan dalam kondisi tak utuh lagi karena terbakar. Ditemukan berupa serpihan tulang paha," kata Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak Melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto, Sabtu 31 Juli 2021.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved