Breaking News:

SOSOK Herry Syamsuddin Awali Karir Jadi Guru Olahraga, Hingga Jabat Ketua DPRD Kabupaten Sintang

Sosok Herry Syamsuddin tidak hanya dikenal tokoh politik di Kabupaten Sintang. Jauh sebelum dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Nasdem, almarhum merupa

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Keluarga almarhum Herry Syamsuddin dan pelayat menabur bunga. Jenazah Herry Syamsuddin dimakamkan di Kompleks Pemakaman Muslim Al Hijrah Jalan M. Saad, Kamis 29 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Sosok Herry Syamsuddin tidak hanya dikenal tokoh politik di Kabupaten Sintang. Jauh sebelum dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Nasdem, almarhum merupakan seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sintang. Karirnya, diawali dari guru olahraga.

"Almarhum merupakan guru olahraga yang juga menyukai seni. Pernah menjadi pemuda pelopor Kabupaten Sintang dan Kalimantan Barat bahkan sampai ke tingkat nasional dan mendapat hadiah berwisata ke Jepang,” kenang Senen Maryono, mewakili keluarga almarhum usai jenazah Herry Syamsuddin dimakamkan di Kompleks Pemakaman Muslim Al Hijrah Jalan M. Saad, Kamis 29 Juli 2021.

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, tahun 1992--1997 itu menghembuskan nafas terakhir di RSUD Ade M Djoen Sintang, pada Rabu 28 Juli 2021, pukul 19.25 wib karena sakit. Almarhum memiliki penyakit jantung dan diabetes.

BREAKING NEWS - Ketua DPD Partai Nasdem Sintang Herry Syamsuddin Tutup Usia

Menurut Senen Maryono, Almarhum meniti karir sejak tahun 1970 sebagai guru olahraga dan juga menggeluti seni. Karir terakhir sebagai ASN, adalah Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sintang. Pernah menjadi ketua DPRD Kabupaten Sintang tahun 1992 sampai 1997.

"Pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Sintang, DPRD Sintang, dan siapa saja yang sudah membantu. Mohon doa, supaya beliau ini khuznul khotimah, dosa dan khilaf beliau diampuni Allah SWT. Amal ibadah beliau bisa meringankan beliau di alam kubur sehingga pada akhirnya nanti bisa masuk surga," ujarnya.

"Keluarga juga memohon maaf kepada siapa saja bila selama beliau hidup, karena beliau pernah menjadi guru, kepala dinas dan ketua DPRD, jika ada tutur kata yang tidak berkenan,” ujar Senen.

Endang Kusmiyati, memandang ayah angkatnya itu sangat baik dalam banyak hal. Endang mengenal sosok Herry Syamsuddin sebagai seorang seniman.

Cari Solusi Keberadaan Jemaat Ahmadiyah, Wakil Bupati Sintang Nilai Selayaknya Pemerintah Mengayomi

"Beliau sangat baik untukk banyak hal. Hasil karya seninya banyak, termasuk lagu dara muning, itu ciptaan bapak. Pernah menjadi guru, Jadi Kadisperindagkop, pernah juga di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian pernah terpilih sebagai pemuda pelopor tingkat nasional," kata Endang kepada Tribun Pontianak.

Bagi Endang, ayah angkatnya itu seorang pemimpin yang sangat peduli. Menurutnya,
Almarhum selalu ingin memastikan bahwa apa yang akan dilakukanya itu memberikan manfaat bagi orang banyak.

"Apalagi selama memimpin Nasdem Sintang, semangat perjuangan dan pengorbanannya sangat luar biasa," kenangnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved