Breaking News:

Sesali Adanya Kasus Covid-19, AWAKPON Minta Pemerintah Adil

Asosiasi Warung Kopi Pontianak (AWAKPON) menyesali adanya temuan kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 yang ditemukan di salah satu Warkop di Gg S

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Asosiasi Warung Kopi dan Kafe Pontianak (Awakpon). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Asosiasi Warung Kopi Pontianak (AWAKPON) menyesali adanya temuan kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 yang ditemukan di salah satu Warkop di Gg Sederhana Kecil Kota Pontianak Kalimantan Barat belum lama ini, lantaran informasi yang diterima tidak secara langsung dari Pemerintah, melainkan pihaknya hanya menerima informasi lebih dulu dari media.

Untuk itu, AWAKPON berharap agar pemerintah bersikap adil kepada pelaku usaha warung kopi.

"Yang kita dapat informasi dari beberapa media walaupun owner baru terima infonya tanggal 27 Juli 2021. Bayangkan jika cafe yang kecil menyediakan kursi sekitar 30 an, dan pengunjungnya juga tidak ramai hampir 90 persen bisa covid-19," ujarnya.

"Apalagi jika Pemerintah berani adil dan cerdas swab di Pasar Pagi di jalan Gama yang jika setiap pagi parkir penuh sampai ke jalan veteran misalnya atau Pasar Tengah dan lainnya," kata Sekjen, AWAKPON Yudhiansyah, Kamis 29 Juli 2021. 

Animo Masyarakat Tinggi, Dewan Pontianak Harap Pemerintah Pusat Segera Datangkan Vaksin

Ia menerangkan, seharusnya yang menyampaikan informasinya tentang hasil swab maupun yang melaksanakan swab test merupakan Pemerintah Kota Pontianak, bukan secara langsung dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

"Ini warkop terus, jadi menambah kecurigaan masyarakat, benar apa tidak, lalu dalam kasus tersebut yang seharusnya otoritas Pemkot yang menyampaikan informasinya, tapi ini malah Pemprov yang menyampaikan, sepertinya Gubernur masih rindu menjadi Wali Kota," pungkasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kalimantan Barat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved