Breaking News:

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Mengajar Anak-anak di Perbatasan

Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif Mekanis 643/WNS, Letkol Inf Hendro Wicaksono menyampaikan bahwa dengan pendidikan seseorang bisa tahu segala macam infor

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS saat membantu mengajar kepada Anak-anak di Dusun Guna Banir, Desa Sui Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Kemarin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS membantu mengajar kepada Anak-anak di Dusun Guna Banir, Desa Sui Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Kemarin. Kegiatan ini dalam rangka mendukung program Pemerintah mencerdaskan generasi muda yang cerdas, sehat dan berkarakter.

Kegiatan belajar mengajar ini dilakukan oleh personel pos Guna Banir berjumlah 4 orang dipimpin oleh Danpos Letda Inf Surono yang diikuti oleh 30 anak-anak SD di Dusun Guna Banir.

Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif Mekanis 643/WNS, Letkol Inf Hendro Wicaksono menyampaikan bahwa dengan pendidikan seseorang bisa tahu segala macam informasi dan pengetahuan serta memiliki karakter yang kuat.

“Pendidikan merupakan faktor yang amat penting untuk menunjang kemajuan suatu negara. Bukan hanya pendidikan akademik saja, Namun moral dan keterampilan juga tidak kalah penting dalam mewujudkan terciptanya suatu generasi bangsa yang baik dan maju,”katanya melalui rilisnya, Jumat 30 Juni 2021.

Wilayah perbatasan sendiri merupakan pintu gerbang kedaulatan suatu negara, Sehingga diperlukan generasi muda yang cerdas dan berwawasan luas.

Bupati Sanggau Sampaikan Nota Pengantar KUA PPAS APBD Kabupaten Sanggau Tahun Anggaran 2022

"Hal ini tentunya memerlukan kualitas pendidikan yang baik,"jelasnya.

Dansatgas menegaskan, Apabila terjadi kesenjangan dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan di wilayah perbatasan maka dapat mengikis rasa nasionalisme yang tentunya dapat mengancam kedaulatan negara.

Terpisah, Danpos Guna Banir Letda Inf Surono menyampaikan bahwa kegiatan mengajar ini sebagai bentuk kepedulian Satgas Pamtas yang melihat kesulitan Anak-anak di wilayahnya dalam belajar di masa pandemi covid-19 ini. dan juga membantu program pemerintah dalam mencerdaskan generasi muda.

Mengingat di dusun Guna Banir, desa Sungai Tekam ini untuk akses internet yang susah, Sehingga kesulitan dalam kegiatan belajar secara daring.

"Sehingga perlu direspon secara cepat untuk membantu secara tatap muka agar anak-anak lebih paham dan mengerti pelajaran dan tugas yang diterima dari guru di sekolah,"ujarnya.

Maikel, Satu diantara anak yang mengikuti kegiatan belajar mengatakan sangat senang bisa belajar dengan personel pos Guna Banir.

"Karena sudah lama tidak belajar di sekolah dan orangtua tidak bisa mengawasi belajar pada pagi sampai siang hari, Karena bekerja di ladang,"pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sanggau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved