Breaking News:

Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Pontianak, Pemkot Wacanakan Pengadaan Tanah Wakaf

Kendati demikian, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa pihaknya tetap mengantisipasi kelangkaan ketersediaan lahan pemakaman jenazah di Kota Pontiana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa pasien Covid-19 di Pontianak Kalimantan Barat setiap harinya rata-rata sebanyak 10 orang meninggal dunia, Rabu 28 Juli 2021.

Edi pun menerangkan, bahwa untuk ketersediaan lahan pemakaman di Kota Pontianak masih ada.

"Sekarang ini rata-rata sehari lima sampai 10 rata-rata yang meninggal. Untuk yang makam Muslim itu, insya Allah masih ada tersedia di beberapa titik atau tempat, terus kalau yang non muslim terutama Konghucu atau Tionghoa ini lebih cenderung menkremasi sehingga tidak memerlukan lahan makam yang besar," ujarnya.

Kendati demikian, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa pihaknya tetap mengantisipasi kelangkaan ketersediaan lahan pemakaman jenazah di Kota Pontianak.

"Kita tetap mengantisipasi dan ada beberapa alternatif untuk mengatasi permasalahan ini," ujarnya.

Bahkan kata Edi, pihaknya juga sudah bekerja sama dengan Yayasan Pemakaman yang ada di kota Pontianak dan juga pemilik wakaf tanah maupun pengelola makam.

Wali Kota Pontianak Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Capai 70 Persen Perhari

"Mereka umumnya selama ini tidak ada masalah dan tidak ada penolakan," ungkapnya.

Hanya saja tinggal kecukupannya saja, jika sudah padat diperlukan untuk dialihkan ke lokasi lainnya.

Ada beberapa lokasi Pemakaman muslim di Kota Pontianak yang sudah padat, Seperti di Pemakaman muslim Sungai Bangkong Pontianak Kota, di Tabrani Ahmad Pontianak Barat dan Kelurahan Tengah. Sehingga memungkinkan untuk dialihkan ke tempat yang masih kosong.

"Pasien Covid-19 bervariasi kan dari sisi agamanya ada yang muslim dan non muslim," lanjutnya.

Untuk itu, pihaknya juga memiliki wacana untuk penyediaan lahan Pemakaman jenazah atau tanah Wakaf di Kota Pontianak.

"Memang ada wacana seperti itu, kemarin kita sudah anggarkan pengadaan tanahnya, tetapi karena akibat refocusing, realokasi anggaran sehingga kita tunda lagi," katanya.

Kemudian, untuk rencana lokasi menurut Edi, idealnya akan ditempatkan di Kota Pontianak Kalimantan Barat. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved