Breaking News:

Bupati Bengkayang Darwis Pimpin Giat Rapat Koordinasi Pelaksanaan PPKM Level Tiga

"Kabupaten Bengkayang sekarang masih pada zona oranye, saat ini Rapat Koordinasi PPKM level 3, untuk Penanganan dan Pengendalian Covid-19 sedang kita

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis memimpin rapat Koordinasi pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level tiga, Rabu 28 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis memimpin rangkaian rapat Koordinasi pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level tiga, Rabu 28 Juli 2021.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Kabupaten Bengkayang, Para OPD terkait, Forkompinda Bengkayang dan Para Camat se-Kabupaten Bengkayang di Ruang Rapat terbuka lantai V Kantor Bupati Bengkayang.

Rangkaian kegiatan tersebut, membahas teknis pelaksanaan PPKM Level tiga yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat.

"Kabupaten Bengkayang sekarang masih pada zona oranye, saat ini Rapat Koordinasi PPKM level 3, untuk Penanganan dan Pengendalian Covid-19 sedang kita bahas bersama," kata Bupati Darwis.

Kemudian, Darwis menyampaikan untuk tahap kedepan akan menitikberatkan pengawasan di tingkat desa, kelurahan dan termasuk RT/RW di Kabupaten Bengkayang.

Sat Polairud Polres Bengkayang Intensifkan Imbauan Prokes Kepada Masyarakat Pesisir

Darwis mengatakan, posko di tingkat Desa maupun Kelurahan akan ditingkatkan pengawasannya, agar penekanan dan pengendalian Virus Covid-19 berjalan baik.

"Posko-posko di tingkat Kelurahan dan Desa akan lebih ditingkatkan, dalam upaya pengendalian dan penekanan penyebaran covid-19 di Kabupaten Bengkayang," terang Bupati Bengkayang ini.

Ia menerangkan sistem rem serta gas tetap diperhatikan dalam penanganan pandemi Covid-19 Pemerintah desa dan kecamatan harus proaktif dalam mengawasi posko serta aktivitas masyarakat. Apabila ditingkat RT, Kelurahan dan desa terdapat lima sampai dengan enam orang terkonfirmasi positif, daerah tersebut dikategorikan zona merah. pihak Satgas cepat tanggap dalam upaya penanganan, tapi jika suspek dan konfirmasi positif menurun upaya tindakan di Posko sedikit dilonggarkan.

"Hal itu demi memaksimalkan anggaran yang terbatas," tukas Bupati Darwis. (*)

(Simak berita terbaru dari Bengkayang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved