Breaking News:

Arab Saudi Akan Buka Perjalanan Umroh, Kemenag Kalbar Tunggu Kebijakan dari Syarat Perjalan Umroh

Maka dari itu, kebijakan karantina tersebut masih dibicarakan, karena kalau harus karantina 14 hari di negara ketiga akan susah sekali dan menyusul

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/SEPTI DWISABRINA
Kemenag Provinsi Kalimantan Barat,, KH Syahrul Yadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut baik kabar akan dibuka kembali perjalanan umroh oleh Pemerintah Arab Saudi.

Berdasarkan surat edaran Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada 25 Juli 2021 yang menyebutkan bahwa ibadah umrah akan dibuka kembali pada 1 Muharram atau 10 Agustus 2021 bagi masyarakat Arab Saudi dan jemaah internasional.

Namun ada sederet persyaratan yang harus dipatuhi calon jemaah internasional, termasuk dari Indonesia.

Kemenag Provinsi Kalimantan Barat, Syahrul Yadi menjelaskan bahwa pernyataan tersebut baru dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi, namun sampai saat ini Dirjen Haji belum memfinalkan keputusan tersebut.

Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Pontianak, Pemkot Wacanakan Pengadaan Tanah Wakaf

“Seperti ada yang mengatakan kalau jemaah umroh harus kantantina 14 hari di negar ketiga atau negara transit. Jadi hanya masih tersisa beberapa hari saja,”ujarnya kepada Tribun Pontianak,Rabu 28 Juli 2021.

Maka dari itu, kebijakan karantina tersebut masih dibicarakan, karena kalau harus karantina 14 hari di negara ketiga akan susah sekali dan akan menyulitkan.

“Kalau umrohnya 16 hari terus karantina 14 hari. Maka hanya tersisa 2 hari saja. Makanya keputusan perjalanan umroh belum difinalkan oleh pemerintah dan ini masih dibicarakan,”ujarnya.

Ia mengatakan dengan syarat tersebut saja akan susah jemaah melakukan perjalanan ibadah umroh.

Dikatakannya belum lagi dihadapkan dengan syarat dimana calon jemaah umroh harus sudah disuntik vaksin dengan jenis vaksin yang telah ditentukan oleh Arab Saudi.

Dimana semua jemaah internasional yang ingin menunaikan ibadah umrah harus sudah mendapatkan dua dosis vaksin dengan suntikan Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved